Breaking News:

Berita Regional

Petugas Puskesmas Babak Belur Dihajar Satu Keluarga Gara-gara Tolak Tes Swab, Ini Kronologinya 

Magdalene Mere menuturkan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi di halaman Puskesmas Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kupang, Selasa (2/3/2021).

Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
ILUSTRASI Tes SWAB - Seorang pedagang di Pasar Suradadi Kabupaten Tegal sedang mengikuti tes swab yang diadakan oleh Dinkes Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, KUPANG - Seorang pegawai honorer Puskesmas Bakunase, Kupang dikeroyok oleh empat orang hingga mengalami luka-luka.

Ternyata enam orang pelaku yakni AT, R (25), CT (57) dan RM (16) masih memiliki hubungan kekerabatan.

"Para pelaku penganiayaan ini adalah satu keluarga," kata Kapolsek Oebobo AKP Magdalena Mere.

Magdalene Mere menuturkan, peristiwa pengeroyokan itu terjadi di halaman Puskesmas Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kupang, Selasa (2/3/2021).

Istri pelaku AT mulanya baru saja melahirkan.

Tetapi ia merasa tak enak badan hingga bidan merekomendasikan istri AT diswab di RSUD WZ Johannes.

AT tak terima istrinya diminta untuk swab lantaran menginginkan istri dan bayinya segera dibawa pulang ke rumah.

Lantaran keluarga menolak, petugas puskesmas mencoba memberikan penjelasan pada mereka mengenai proses swab.

Namun penjelasan belum berakhir, empat pelaku langsung mengeroyok korban.

Akibat kejadian tersebut, pegawai puskesmas itu mengalami luka memar di bagian kepala, lecet di tangan, mulut, pinggang kiri dan kedua lutut kiri dan kanan.

Pegawai Puskesmas tersebut tak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Oebobo.

Para pelaku pun telah ditahan oleh polisi.

"Kasusnya masih kami tangani saat ini dan para pelaku sudah ditahan. Kasus ini karena para pelaku belum mengerti sepenuhnya penjelasan para petugas Puskesmas Bakunase," kata Mere.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Satu Keluarga Keroyok Pegawai Puskesmas Saat Dijelaskan Soal Proses Tes Swab, Ini Penyebabnya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved