Breaking News:

Swedia Waspada Teroris usai 8 Orang Ditikam

Polisi Swedia menyelidiki kemungkinan insiden teror dalam kasus seorang pria menikam dan melukai setidaknya delapan orang di kota Vetlanda.

Editor: Vito
tribunjateng/dok
ilustrasi penusukan 

TRIBUNJATENG.COM, STOCKHOLM - Polisi Swedia menyelidiki kemungkinan insiden teror dalam kasus seorang pria menikam dan melukai setidaknya delapan orang di kota Vetlanda.

Tersangka yang berusia sekitar 20-an tahun itu, dibawa ke rumah sakit setelah ditembak di kakinya oleh polisi, setelah serangan terjadi pada Rabu (3/3) sore, di selatan kota yang berpenduduk 13.000 orang.

Kepada AFP, polisi mengonfirmasi pria itu menggunakan sebuah senjata tajam. Media lokal melaporkan, pelaku mengacungkan pisau kepada para korban.

Polisi awalnya memperlakukan insiden itu sebagai percobaan pembunuhan, tapi kemudian mengubahnya dalam pernyataan untuk memasukkannya sebagai dugaan kejahatan teroris, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Menurut informasi rumah sakit di Jonkoping, di mana para korban dirawat, tiga korban dikatakan menderita luka parah hingga mengancam nyawanya. Sementara, dua korban lain dalam kondisi serius.

"Ada detail dalam penyelidikan yang membuat kami menyelidiki dugaan yang mengarah pada kejahatan teroris," kata kepala polisi wilayah, Malena Grann, dalam konferensi pers. Ia menambahkan, polisi bekerja sama dengan dinas intelijen Swedia, Sapo.

Perdana Menteri Swedia, Stefan Lofven mengutuk kekerasan yang mengerikan dalam sebuah pernyataan di halaman Facebook-nya.

"Kami menghadapi tindakan tercela ini dengan kekuatan gabungan masyarakat," ujarnya. "Kami diingatkan betapa rapuhnya keberadaan keamanan kami," lanjutnya.

Ia kemudian mendorong orang-orang untuk memikirkan korban, serta petugas kesehatan dan polisi yang merawat yang terluka serta bekerja untuk memulihkan perdamaian. Badan intelijen Swedia menganggap insiden itu sebagai ancaman teroris tinggi. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved