Breaking News:

Berita Regional

Empat Gadis Lari Ketakutan Lihat Mayat Laki-Laki saat Hendak Jalan-Jalan ke Pantai

“Kami jalan-jalan ke panti mau foto-foto, tapi di tengah jalan kami kaget lihat ada mayat."

Editor: M Syofri Kurniawan
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, LEMBATA -  Seorang pria bernama Petrus Boli Lelaona (60), warga RT. 19, RW. 04, kelurahan Lewoleba Timur, Kabupaten Lembata ditemukan tak bernyawa di sebelah timur Bandara Wunopito, Kelurahan Lewoleba Timur.

Kejadiannya pada Kamis (4/3/2021) sore, sekitar pukul 15.30 Wita.

Petrus ditemukan tergeletak dengan posisi tertelungkup di tengah setapak berlumpur oleh empat orang gadis yang hendak jalan-jalan ke pantai di sekitar kompleks bandara Wunopito.

Baca juga: Jenazah Dimas Keluar dari Perut Buaya yang Dirobek, Warga Menangis Sejadi-jadinya

Baca juga: Cara Sumani Membunuh 4 Orang Keluarga Dalang Anom Rembang Mirip Penjagal Anjing

Baca juga: Para Pria Rela Antre Beli Kopi Rp 100 Ribu di Warung, Minumnya di Kamar Bareng PSK Pantura

Baca juga: Kapan Sekolah Tatap Muka di Blora Dilaksanakan? Ini kata Kepala Dinas Pendidikan

Keempat orang gadis itu yakni Kristina Beku (26), Bernadete Gelu Roning (22), Agustina Habu (21) Yohana Tuto Luon (20).

“Kami jalan-jalan ke pantai mau foto-foto, tapi di tengah jalan kami kaget lihat ada mayat.

Langsung kami lari untuk beritahu warga terdekat," ujar Yohana Luon yang mengaku pertama kali melihat mayat tergeletak di sekitar lokasi penemuan.

Kasat Reskrim Polres Lembata Iptu Komang Sukamara memimpin langsung proses evakuasi mayat untuk dibawa ke RSUD Lewoleba sebelum disemayamkan di kediaman Almarhum Petrus. 

Sementara itu, Bartholomeus Beraheng Manuk (39) ipar almarhum menyatakan, selama ini Petrus memiliki riwayat sakit yakni mengalami stroke ringan sekitar setahun yang lalu dan sakit gula darah.

Sejak saat itu, Petrus pun berhenti bekerja sebagai sopir.

“Karena stroke ringan jadi sering jalan-jalan pagi, kadang istrinya cari, dan sering tersesat karena bingung," ujar Bartholomeus kepada wartawan di lokasi penemuan.

Dia keluar dari rumah untuk berolahraga pada pagi tadi sekira pukul 06.00 Wita dan tak pulang ke rumah hingga ditemukan meninggal dunia.

Diketahui, Petrus adalah seorang sopir yang cukup dikenal di Lembata era 1990-an hingga awal tahun 2000-an.

Petrus atau populer dengan sapaan Om Pit, dikenal sebagai sopir Gading Mas, salah satu dari belasan dump truk penumpang di Lembata saat itu.

Sebelum menderita stroke Om Pit juga masih bekerja sebagai sopir pada PT Trans Lembata. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Mau Foto-Foto, Empat Gadis Lembata NTT Ini Ketakutan Lalu Lari Usai Lihat Mayat

Baca juga: Sepasang Kekasih Lakukan Aborsi di Kamar Kos, Rahasia Terbongkar karena Foto Janin di Ponsel

Baca juga: Hasil Parma vs Inter Milan, Pasukan Antonio Conte Semakin Kokoh di Puncak Menjauh dari AC Milan

Baca juga: Viral Satpol PP Tangkap Pemain Skateboard, Anies Ajak Bertemu Perwakilan dan Bicarakan Hal Ini

Baca juga: MA Tolak Kasasi Jaksa, Pengusaha di Semarang Ini Lega Dinyatakan Bebas

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved