Breaking News:

Berita Pemalang

Tingkatkan Produktivitas Padi di Pemalang, Bupati Agung Wacanakan Perbanyak Sumur Dalam

Pemkab Pemalang berencana memperbanyak sumur dalam di wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau. 

Tribun Jateng/Budi Susanto
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, bersama Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, saat meninjau irigasi areal persawahan di Kecamatan Petarukan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Pemkab Pemalang berencana memperbanyak sumur dalam di wilayah rawan kekeringan saat musim kemarau.

Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, bersama Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, saat meninjau irigasi areal persawahan di Kecamatan Petarukan, beberapa waktu lalu.
Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo, bersama Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat, saat meninjau irigasi areal persawahan di Kecamatan Petarukan, beberapa waktu lalu. (Tribun Jateng/Budi Susanto)

Hal itu dilakukan untuk menunjang produktivitas pertanian, khususnya pertanian padi di Pemalang. 

Diketahui, Kabupaten Pemalang menjadi satu di antara lumbung padi bagi Jawa Tengah. 

Dari data BPS, pada 2019 Pemalang menghasilkan padi sebnayak 622,873 ton, dengan 99,080 hektare. 

Dengan wacana tersebut, Pemkab Pemalang ingin menjaga produktivitas padi meski pun di tengah musim kemarau

Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, pun membenarkan adanya wacana penambahan sumur dalam tersebut. 

Ia menjelaskan, beberapa wilayah pertanian di Pemalang acap kali kekurangan air saat musim kemarau

"Pastinya akan penambahan sumur dalam akan dilakukan, di lokasi rawan kekeringan," paparnya, Sabtu (6/3/2021). 

Adapun Pemkab telah membangun satu sumur dalam di Desa Klareyan, Kecamatan Petarukan beberapa waktu lalu. 

Sumur yang dibangun melalui dana APBD senilai Rp 800 juta itu, kini dimanfaatkan untuk 200 hektar sawah. 

Berdasarkan hal itu, Bupati Agung, berharap Pemalang tetap menjadi satu di antara lumbung padi di Jateng. 

"Kami harap melalui penambahan sumur dalam, Pemalang tetap jadi lumbung padinya Jateng," jelasnya. 

Ia menambahkan, sebelum adanya pembangunan sumur dalam, Pemkab akan melakukan peninjauan. 

"Kami tentunya tidak akan asal membangun, akan kami data terlebih dahulu wilayah dengan produksi padi baik," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved