Breaking News:

Penanganan Corona

Pemkab Karanganyar Beri Kelonggaran Hajatan, Boleh Piring Terbang dan Duduk

Dia menjelaskan, pertimbangan mengubah konsep hajatan tersebut atas desakan dari masyarakat dan pelaku usaha

TribunJateng.com/Agus Iswadi
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan kelonggaran terhadap penyelenggaraan hajatan selama diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro terhitung mulai Senin (8/3/2021) hingga Senin (22/3/2/2021).

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai mengikuti rapat di Setda Karanganyar Senin (8/3/2021).

Juliyatmono menyampaikan, akan menindaklanjuti aturan PPKM itu dengan membuat Instruksi Bupati guna mengatur teknis penerapannya di lapangan.

"Saya akan memberikan kelonggaran. Yang kemarin hajatan Banyu Mili, sekarang kita izinkan bisa duduk.

Spesifik yang hajatan itu sudah kita ubah, piring terbang, boleh duduk," katanya kepada Tribunjateng.com.

Di sisi lain, kapasitas tamu juga diatur sebesar 50 persen dari kapasitas normal dan penyelenggaraannya pada siang hari.

Selain itu warga juga diperbolehkan apabila hendak menyertakan hiburan saat penyelenggaraan hajatan.

Dia menjelaskan, pertimbangan mengubah konsep hajatan tersebut atas desakan dari masyarakat dan pelaku usaha.

"Karena banyu mili itu susah. Yang duduk berapa orang, Kades susah menterjemahkan itu. Misal mempelai pria bawa rombongan 10-20 orang tapi yang duduk hanya empat. Itu yang agak perlu fleksibilitas," jelasnya.

Lebih lanjut, bagi warga yang hendak menggelar hajatan selama PPKM mikro harus ada pemberitahuan ke kecamatan.

Terpisah Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo menambahkan, pemantauan dan rekomendasi atas penyelenggaraan hajatan menjadi kewenangan Satgas Desa dan Kecamatan selama PPKM mikro.

"Kami memantau juga kalau kesulitan kami siap bergerak. Kalau ada aduan ya kami teruskan ke Camat dan Kades.

Warga bisa mengadukan ke Satpol PP. Saat ini drafnya (Instruksi Bupati) baru naik, tunggu taken dari Bupati," imbuhnya. (Ais)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved