Breaking News:

Berita Karanganyar

Sanksi Pedagang Pasar Jambangan Karanganyar Tak Patuh Prokes

Satgas Kecamatan Mojogedang mengusulkan kepada dinas terkait supaya memberikan sanksi kepada pedagang Pasar Jambangan.

Istimewa
Anggota BPBD Karanganyar melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di area Pasar Jambangan saat hari pertama penutupan sementara pada Senin (8/3/2021).  

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Satgas Kecamatan Mojogedang mengusulkan kepada dinas terkait supaya memberikan sanksi kepada pedagang dan pengunjung Pasar Jambangan yang abai terhadap protokol Covid-19.

Kebijakan itu dilakukan untuk memperketat penerapan protokol kesehatan menyusul adanya lima pedagang yang terkonfirmasi positif.

Bahkan Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar mengeluarkan kebijakan menutup sementara operasional pasar tersebut selama dua hari. 

Pasar Jambangan ditutup sementara mulai hari ini, Senin (8/3/2021) hingga Selasa (9/3/2021). Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar mulai hari ini telah melakukan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan di area pasar. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunjateng.com, terdapat sekitar 156 kios di Pasar Jambangan. Sedangkan jumlah pedagang yang berjualan di pasar tersebut ada sekitar 500-an orang.

Camat Mojogedang, Eko Joko Iswanto menyampaikan, dari hasil tracing para pedagang yang kontak erat, sampai saat ini ada dua pedagang yang menjalani isolasi mandiri. 

"Selama penutupan disemprot (desinfektan) terus. Kedepan kita edukasi kepada warga pasar supaya taat protokol kesehatan. Ini (pasar) ditutup baru pertama kali," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (8/3/2021). 

Lebih lanjut, guna memperketat penerapan protokol kesehatan di lingkungan pasar, dia berencana mengusulkan kepada dinas terkait supaya memberikan sanksi kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang tidak taat protokol kesehatan. 

"Saya mau bilang ke Kepala Disdagnakerkop supaya memberikan sanksi kepada yang tidak mentaati. Entah nanti sanksinya seperti apa," ucapnya.

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved