Breaking News:

Berita Kendal

Dinas Kesehatan Kendal Buka Pelayanan Vaksinasi Lansia di 30 Puskesmas

Dinkes Kabupaten Kendal sudah menyediakan petugas vaksinasi Covid-19 khusus lansia di 30 puskesmas.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Screening vaksinasi lansia di Kelurahan Bandengan, Kendal, Senin (8/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal sudah menyediakan petugas vaksinasi Covid-19 khusus lanjut usia (lansia) di 30 puskesmas yang ada. Dengan itu, para lansia Kendal diimbau untuk mendaftarkan diri mengikuti pelayanan vaksinasi di puskesmas sesuai tempat tinggalnya.

Kepala Dinkes Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, pendaftaran vaksinasi bagi lanjut usia sama sekali tidak dipungut biaya (gratis). Sebagaimana vaksinasi yang sudah terlaksana sesuai program pemerintah pusat.

Berdasarkan data kependudukan, terang Ferinando, jumlah lansia di Kabupaten Kendal mencapai 116.409 orang. Sedangkan jatah alokasi vaksin untuk lansia Kendal sebanyak 77 ribu dosis. 

Secara matematis, alokasi vaksin ini belum mencukupi bagi semua lansia sehingga diberlakukan skema prioritas sembari menunggu alokasi vaksin tahap selanjutnya. "Pendistribusian vaksin Covid-19 terus kita lakukan. Sehingga, vaksinasi untuk lansia dapat kita selesaikan," terangnya di Kendal, Senin (8/3/2021).

Ferinando menjelaskan, ketentuan orang lanjut usia yang dapat mendaftar vaksinasi Covid-19 berusia lebih dari 60 tahun. Saat ini proses pendataan masih berlangsung di tingkat kecamatan hingga desa.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang sudah memenuhi kriteria usia dapat mendaftarkan diri di Puskesmas dengan membawa kartu identitas penduduk (KTP).

"Untuk sementara, kita belum bisa melayani lansia dari luar daerah. Karena akan mengurangi jatah vaksin bagi lansia yang ada di Kabupaten Kendal," ujarnya.

Secara teknis, penjadwalan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi lansia akan dilakukan oleh setiap Puskesmas. Dengan mempertimbangkan jumlah lansia yang mendaftar dan terdaftar.

Sebanyak 4.800 dosis vaksin sudah didistribusikan ke semua puskesmas. Pihak Dinkes akan menambah jumlah alokasi vaksin sebanyak 80 dosis di masing-masing puskesmas. 

"Vaksinasi pelayanan publik sebagian besar sudah dilakukan. Tinggal mereka yang ada di jajaran pendidikan hingga pedagang. Saat ini prioritas lansia, karena termasuk kelompok rentan terpapar virus corona," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved