Breaking News:

Berita Solo

Gibran Kunjungan Kerja di Rutan Klas 1A Solo: Sudah Melebihi Kapasitas 

Wali Kota Solo menyebut jumlah warga binaan di Rutan Kelas 1A sudah melebihi kapasitas. 

Tribun Jateng/Muhammad Sholekan
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ketika kunjungan kerja di Rutan Klas 1A Solo, Selasa (9/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyebut jumlah warga binaan di Rutan Kelas 1A sudah melebihi kapasitas. 

"Kami sudah melakukan diskusi den

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ketika kunjungan kerja di Rutan Klas 1A Solo, Selasa (9/3/2021).
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ketika kunjungan kerja di Rutan Klas 1A Solo, Selasa (9/3/2021). (Tribun Jateng/Muhammad Sholekan)

gan Kepala Rutan Kelas 1A Solo, sudah over capacity," ucapnya usai melakukan kunjungan kerja di Rutan Kelas 1A Solo, Selasa (9/3/2021).

Putra Presiden Joko Widodo itu menjelaskan, dia baru kali pertama mengunjungi rutan yang berada di Jalan Slamet Riyadi itu untuk melihat kondisi. 

Di dalam rutan, Gibran, melihat terdapat berbagai alat produksi untuk ketrampilan warga binaan seperti mesin jahit, alat sablon, dan handycraft. 

Hal ini, menurut dia, sangat luar biasa pembinaan di dalam Rutan Solo, ke depan bisa ditingkatkan lagi. 

"Yang menjadi pekerjaan rumah (PR) masalah kapasitas rutan yang melebihi ideal. Nanti bisa dibicarakan lagi untuk masalah itu. Saya baru kunjungan pertama di Rutan Solo," jelasnya. 

Semantara, Kepala Rutan Kelas 1A Solo, Urip Dharma Yoga menjelaskan, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka telah mengunjungi rutan karena ingin meninjau langsung kondisi rutan yang sudah over kapasitas. 

Dia menjelaskan, jumlah penghuni Rutan Kelas 1A Solo hingga saat ini mencapai 536 orang baik statusnya tahanan maupun warga binaan. Jumlah itu, melebihi kapasitas rutan yakni 85 persen. 

"Jumlah kapasitas ideal warga binaan di Rutan Kelas 1A Solo sekitar 289 orang, tetapi kini mencapai hingga 536 warga binaan," ungkapnya. 

Namun, pihaknya mengecek setiap ruangan sel yakni orang untuk tidur satu meter ke kanan dan satu meter ke kiri masih kosong atau longgar. 

Urip menuturkan, Rutan Klas 1A Solo ini menampung tiga wilayah hukum yakni Kota Solo, Sukoharjo, dan Karanganyar. 

"Masalah pergantian lahan (ruislag, red) dengan Pemkot Solo sudah lama dibicarakan. Tetapi hingga sekarang belum terealisasi. Rutan ini, terletak di pusat ekonomi Kota Solo dan wali kota berjanji akan membicarakan lagi," tandasnya. (*) 

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved