Breaking News:

Militer Buru Demonstran di Malam Hari, Korban Kekerasan Aparat Keamanan Myanmar Terus Bertambah

pasukan keamanan menutup blok jalan yang membuat sekitar 200 pengunjuk rasa terkurung, dengan suara-suara tembakan terdengar keras.

STR / AFP
Para pengunjuk rasa berlari menembus asap sambil memegang perisai buatan sendiri dalam demonstrasi menentang kudeta militer di Yangon pada Rabu (3/3). Kemarin, sekitar sembilan orang dilaporkan tewas tertembak dalam bentrokan antara polisi dengan massa pedemo. 

TRIBUNJATENG.COM, YANGON - Aksi protes kudeta militer di  Myanmar terus berlanjut pada Selasa (9/3), meski aparat keamanan sempat mengepung permukiman Yangon, Myanmar pada Senin (8/3) malam, sebagai buntut aksi demo berdarah di hari itu.

Pengepungan terjadi hingga Selasa (9/3) dini hari, di mana aparat menggeledah rumah warga untuk memburu para demonstran anti-kudeta.

Rakyat Myanmar yang dikurung di permukiman Yangon pada Selasa (9/3), mengatakan, aparat keamanan menggeledah rumah mereka sampai ke kamar untuk mencari pendemo anti-kudeta.

Militer Myanmar juga menggerebek apartemen yang mengibarkan bendera partai Aung San Suu Kyi.

Sejak tengah malam, pasukan keamanan menutup blok jalan yang membuat sekitar 200 pengunjuk rasa terkurung, menurut keterangan kantor HAM PBB.

Suara tembakan terdengar keras di daerah tersebut, tetapi tidak diketahui persis apakah itu suara tembakan atau granat kejut.

Aparat lalu menggeledah apartemen-apartemen setelah akses internet diputus setiap malam sejak pukul 01.00 dini hari waktu setempat, kata seorang warga kepada AFP.

Seorang warga yang mengaku tidak menyembunyikan demonstran anti-kudeta berkata, rumahnya digeledah militer Myanmar.

"Mereka menggeledah setiap gedung di jalan Kyun Taw, mereka mendobrak pintu apartemen jika dikunci," kata warga yang mendengar puluhan orang ditangkap itu.

Menjelang fajar, penggeledahan tampaknya sudah selesai, dan memungkinkan beberapa pengunjuk rasa untuk melarikan diri.

Halaman
123
Editor: Vito
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved