Breaking News:

Berita Kendal

PKL Alun-alun Kaliwungu Mau Direlokasi Asalkan Tidak Bayar

Pemkab Kendal berencana gelontorkan Rp 2,1 miliar dari APBD untuk revitalisasi Alun-alun Kaliwungu.

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Bupati Kendal Dico M Ganinduto beraudiensi dengan perwakilan PKL di alun-alun Kaliwungu, Selasa (9/3/2021 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal berencana menggelontorkan Rp 2,1 miliar dari APBD untuk melakukan revitalisasi A

Bupati Temanggung Dico M Ganinduto mengkaji lahan eks kawedanan Kaliwungu untuk dijadikan sebagai tempat relokasi PKL pasar sore Kaliwungu, Selasa (9/3/2021).
Bupati Temanggung Dico M Ganinduto mengkaji lahan eks kawedanan Kaliwungu untuk dijadikan sebagai tempat relokasi PKL pasar sore Kaliwungu, Selasa (9/3/2021). (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

lun-alun Kaliwungu pada 2021. Dengan tujuan mengaktifkan kembali ruang terbuka hijau (RTH) agar bisa dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana olahraga.

Rencana tersebut berimbas pada pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di seputar alun-alun. Sebanyak 300 PKL harus direlokasi untuk melancarkan satu program kerja 100 hari Bupati Kendal Dico M Ganinduto untuk mengatifkan kembali RTH-RTH yang ada di Kabupaten Kendal.

Ketua Persatuan Pedagang Alun-alun Kaliwungu, Mahfud mengatakan, audiensi terkait relokasi PKL di alun-alun Kaliwungu dengan Pemerintah Daerah sudah beberapa kali dilakukan.

Katanya, semua PKL siap untuk dipindah asalkan tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Ia juga meminta kepada dinas yang menaungi agar memprioritaskan tempat kepada PKL yang berada di dalam alun-alun sebagaimana data 300 PKL yang sudah diserahkan. Selebihnya bagi PKL yang berada di sekitar alun-alun atau di pinggiran jalan.

"Sepertinya (revitalisasi) ini akan terlaksana. Pedagang semua menunggu aksinya saja, dan siap. Karena ini merupakan cita-cita  pedagang juga agar lebih baik," terangnya di Kendal, Selasa (9/3/2021).

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kendal, Alfebian Yulando menjelaskan, sebanyak 300 PKL rencananya akan direlokasi ke lahan eks kawedanan Kaliwungu seluas 4.000 meter persegi yang ditempati Balai Desa Kutoharjo. Sedangkan balai desanya akan dipindah di bangunan yang baru.

Nantinya, alun-alun pasca dilakukan revitalisasi akan difungsikan sebagai RTH yang bisa dimanfaatkan oleh warga sebagai sarana olahraga.

"Jadi alun-alun nantinya menjadi taman aktif bisa untuk bulu tangkis, voli dan sebagainya. PKL-nya dipindah ke sebelah selatan alun-alun, sehingga tidak ada ruang untuk tempat jualan di alun-alun," katanya.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, proses kajian revitalisasi alun-alun Kaliwungu terus berjalan. Khususnya pematangan tempat yang nantinya bakal dijadikan sebagai lokasi relokasi pedagang pasar sore Kaliwungu. 

Ia sangat berharap melalui revitalisasi nanti, RTH-RTH yang ada di Kendal bisa segera diaktifkan kembali.

"Proses komunikasi dengan pedagang sudah dilakukan melalui OPD. Termasuk pedagang liar di luar alun-alun sudah dikondisikan. Semoga pembangunan-pembangunan di Kendal segera terealisasi bertahap," tuturnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved