Prostitusi Online

'Anak Saya 7, Utang Saya Banyak,' Ibu Asal Bandung Lalu Jerumuskan Anak Kandung ke Prostitusi Online

Karena terlilit utang, seorang ibu kandung menjerumuskan anak gadisnya yang berusia 15 tahun ke prostitusi online.

Editor: rival al manaf
surya
Ilustrasi prostitusi online 

TRIBUNJATENG.COM, KEDIRI - Karena terlilit utang, seorang ibu kandung menjerumuskan anak gadisnya yang berusia 15 tahun ke prostitusi online.

Ibu berinisial NK (38) tersebut menjual anaknya, T (15) ke lelaki hidung belang melalui aplikasi MiChat.

Ibu kandung itu bertransformasi menjadi germo untuk anaknya sendiri. Tidak sendiri, ia mengajak serta DK (35) yang juga ayah tiri T sebagai tim pemasaran.

Pasangan suami istri asal Bandung itu ditangkap Polres Kediri Kota, Jawa Timur, karena mengeksploitasi anak perempuannya.

Baca juga: Rohmad Tidak Bisa Cegah PSK Eks SK Sunan Kuning Semarang Buka Praktik Prostitusi Online di Hotel

Baca juga: Prostitusi Online di Serpong Terbongkar, Petugas: Kami Ketok Pintu Dibuka, Eh Dia Lagi Telanjang

Baca juga: Wajah Rama Muncikari Muda Jual Gadis di Bawah Umur Layani Pria Hidung Belang Lewat Prostitusi Online

Baca juga: 5 Fakta Penggerebekan Prostitusi Online di Apartemen Green Pramuka, Amankan 50 Orang

 
NK mengaku tega melakukan tindakan itu karena terlilit utang.

NK sehari-hari bekerja sebagai pemulung barang bekas.

 
Namun, pekerjaan itu tak mampu membiayai kehidupan keluarganya sehari-hari.

"Anak saya tujuh, masih kecil-kecil," kata NK saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Jawa Timur, Selasa (9/3/2021).

NK mengaku memiliki utang senilai Rp 3 juta di kampung halamannya, Bandung.

Jumlah itu merupakan akumulasi dari berbagai utang.

Dari jumlah itu, utang paling besar merupakan biaya kontrakan rumah.

"Utang saya banyak. Penginnya lunas lalu pulang," lanjut wanita yang dihadirkan bersama dua tersangka muncikari lainnya itu.

NK dan DK telah seminggu berada di Kediri.

Selama itu, ia menjaring sejumlah pria hidung belang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved