Breaking News:

Penanganan Corona

Kasus Corona Turun, RSUD Karanganyar Berencana Mengurangi Kapasitas Tempat Tidur Khusus Covid-19

Dia menjelaskan, penurunan tingkat keterisian tempat tidur khusus Covid-19 ini kemungkinan dampak diterapkannya PSBB, PPKM

TribunJateng.com/Agus Iswadi
Kabid Pelayanan Medik Keperawatan RSUD Karanganyar, Kristanto Setyawan. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Karanganyar berencana mengurangi kapasitas tempat tidur untuk penanganan pasien Covid-19 menyusul adanya penurunan pasien yang dirawat di rumah sakit. 

Rencana pengurangan tempat tidur itu akan dilakukan awal April 2021. Berdasarkan data yang dihimpun Tribunjateng.com, sampai saat ini ada 119 tempat tidur di lima bangsal yang disediakan rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19. 

Kabid Pelayanan Medik Keperawatan RSUD Karanganyar, Kristanto Setyawan menyampaikan, tingkat keterisian tempat tidur khusus Covid-19 di rumah sakit tercatat berkisar 50-75 tempat tidur sejak awal tahun hingga Maret 2021.

"Ada penurunan, dulu rata-rata 100 TT (tempat tidur) yang terisi. Tapi sejak akhir Januari 2021, kita pantau berkisar 50-75 TT yang terisi. Hari ini ada 63 TT yang terisi, dua hari lalu 55 TT," katanya kepada Tribunjateng.com, Rabu (10/3/2021). 

Melihat adanya penurunan tingkat keterisian tempat tidur khusus Covid-19, pihak rumah sakit berencana mengurangi kapasitas tempat tidur. Dari 119 tempat tidur, rencananya akan dikurangi sekitar 35-40 tempat tidur. 

"Kami kurangi jadi sekitar 75 sampai 80 tempat tidur. Jadi ada pengurangan sekitar 35-40 tempat tidur. itu sudah bisa untuk pelayanan Covid-19," ucapnya. 

Dia menjelaskan, penurunan tingkat keterisian tempat tidur khusus Covid-19 ini kemungkinan dampak diterapkannya PSBB, PPKM serta mungkin kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan dan vaksinasi. 

Sebelumnya saat awal pandemi, lanjut Kris, pihak rumah sakit sempat menutup dua bangsal umum lantaran tenaganya atau perawatnya diberdayakan ke bangsal isolasi. 

Nantinya, dua bangsal itu akan dibuka lagi. Sedangkan bangsal isolasi yang dikosongkan karena adanya pengurangan akan dikembalikan seperti semula menjadi bangsal umum. 

"Nanti dikosongkan dulu, dibersihkan total, sterilisasi ruangan, disemprot 2X24 jam, Hari ketiga baru dipakai. Selama Maret ini kita evaluasi dulu," terang Kris.

Sementara itu terkait ruang ICU secara keseluruhan di RSUD Karanganyar hingga saat ini ada 17 ruangan. Namun dari jumlah tersebut, delapan ruangan ICU digunakan untuk penanganan Covid-19.

"Kalau untuk Covid-19, awalnya 2 ruang, ini ditambah 6. Total 8. Itu sudah dilengkapi HNFC, semacam ventilator non-invasive," pungkasnya. (Ais).

Penulis: Agus Iswadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved