Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Kredit Sinden Dorong Kreativitas Pelaku Usaha di Kabupaten Tegal.

PT BKK Jateng membantu para pelaku usaha lewat Kredit Seni dan Industri Kreatif atau yang disebut Kredit Sinden

Istimewa
Foto berlangsungnya acara Bincang Kreatif di Radio Slawi FM pada Selasa (9/3/2021) kemarin, yang kali ini membahas mengenai PT BKK Jateng membantu para pelaku usaha lewat Kredit Seni dan Industri Kreatif atau yang disebut Kredit Sinden. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - PT BKK Jateng membantu para pelaku usaha lewat Kredit Seni dan Industri Kreatif atau yang disebut Kredit Sinden

Kredit ini ditujukan untuk pelaku usaha yang bergerak di bidang periklanan, penerbitan, arsitektur, pasar seni, dan barang antik. 

Juga pelaku usaha seni kriya, desain, fashion, video film dan fotografi, musik, permainan kreatif, kuliner, start up, dan lain lain. 

Demikian diungkapkan Supervisor Pemasaran PT BKK Jateng Cabang Kabupaten Tegal, Sigit Putra Eka, dalam keterangan rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (10/3/2021). 

Hadir dalam acara Bincang Kreatif di Radio Slawi FM pada Selasa (9/3/2021) kemarin, Sigit menyebut selain Kredit Sinden, PT BKK mendorong pelaku usaha khususnya usaha mikro dengan mengeluarkan produk kredit UMKM.
  
Di antaranya KMB (Kredit Mikro BKK), Kredit Bungdes, dan KUB (Kredit UMKM BKK). 

KUB merupakan salah satu produk favorit dari masyarakat karena peruntukannya bisa memenuhi semua kebutuhan, baik untuk usaha, konsumtif, pendidikan, maupun hobi.

“Kami adalah BUMD (Badan Usaha Milik Daerah). Usaha kami akan kembali ke daerah berupa deviden yang juga digunakan untuk membangun daerah Kabupaten Tegal. Karena itu, tetaplah menabung di PT BKK Jateng. Bagi pelaku usaha yang memerlukan modal untuk usaha, silakan datang ke PT BKK Jateng cabang Kabupaten Tegal,” jelas Sigit. 

Syarat untuk pengajuan Kredit Sinden, lanjut Sigit, adalah fotocopy KTP suami istri (atau orang tua jika belum menikah), fotocopy surat nikah, fotocopy Kartu Keluarga (KK), dan agunan. 

Plafon minimal sebesar Rp 5 juta dan maksimal Rp 2 miliar dengan jangka waktu 12 bulan hingga 36 bulan. 

Sigit menambahkan, untuk usaha mikro kecil plafon yang ditentukan maksimal 25 juta dengan jangka waktu 3 tahun dan bunga 0,75 persen. 

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved