Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Update Corona Wonosobo Hari Ini Rabu 10 Maret 2021: 5.016 Positif Covid, Jateng 157.812

update Corona Wonosobo hari ini Rabu 10 Maret 2021 5.016 positif covid-19, berikut rincian per kecamatan:Kalikajar, Sukoharjo, Leksono, Kaliwiro, Wat

Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo / update Corona hari ini
Update Corona Wonosobo Hari Ini Rabu 10 Maret 2021: 5.016 Positif Covid, Jateng 157.812 

Penulis: Wilujeng P

TRIBUNJATENG.COM - Update kasus virus corona di Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah hari ini Rabu (10/3/2021) terdapat 5.016 kasus dari sebelumnya 5.014 kasus pada Selasa (9/3/2021).

Dari total 5.016 kasus virus corona wonosobo, 106 pasien positif masih dirawat,  4,629 pasien covid-19 dinyatakan sembuh, dan 281 kasus meninggal .

Dari total 5.009 pasien positif corona di Kabupaten Wonosobo, berikut rincian per kecamatan :

 

Update Corona Wonosobo Hari Ini Selasa 9 Maret 2021: 5.014 Positif Covid, Jateng 157.812
Update Corona Wonosobo Hari Ini Rabu 10 Maret 2021: 5.016 Positif Covid, Jateng 157.812 (Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo / update Corona hari ini)

 

Update Corona Wonosobo Hari Ini Minggu 7 Maret 2021: 5.009 Positif Covid, Jateng 156.831
Update Corona Wonosobo Hari Ini Minggu 7 Maret 2021: 5.009 Positif Covid, Jateng 156.831 (Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo / update Corona hari ini)

Baca juga: Profil dan Biodata Felicia Tissue Mantan Pacar Kaesang Pangarep yang Ditikung Pegawai

Baca juga: Nelayan Itu Tarik-menarik dengan Buaya yang Terkam Suniah, Si Wanita Pencari Kerang Akhirnya Selamat

Baca juga: Mengenal Ishikawa Goemon, Ninja Jepang yang Mati Direbus di Dalam Kuali Minyak

Baca juga: Beda dengan Felicia Tissue dan Nadya Arifta, Ini Perjalanan Selvi Ananda Jadi Menantu Jokowi

Sedangkan Probable di Kabupaten Wonosobo atau orang yang diyakini sebagai suspek dengan ISPA Berat atau gagal nafas sebanyak 68 dirawat, 319 isolasi mandiri dan suspek 7,062.

Sementara itu di Jawa Tengah, pada Minggu 7 Maret 2021 pukul 12.00 WIB, total kasus corona Jatengm encapai angka 157.812.

Di laman ini juga tersedia daftar rumah sakit rujukan penanganan Corona yang ada di seluruh Jawa Tengah.

Serta data jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Kasus positif di Jawa Tengah yang terkonfirmasi hingga hari ini mencapai angka  157.812.

Dengan rincian 6.089 menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri.

Sebanyak 141.784 terkonfirmasi sembuh dan sudah selesai isolasi mandiri.

Sebanyak 9.939 kasus meninggal.

Sedangkan pasien suspek mencapai 3.753.

Data tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

Masyarakat juga bisa mengakses langsung lewat smartphone.

Selain bisa megakses jumlah kasus yang terkonfirmasi, masyarakat juga bisa melihat kasus positif, PDP dan ODP di sekitar tempat tinggal lewat laman corona.jatengprov.go.id

Di lama tersebut juga tersedia daftar rumah sakit rujukan penanganan Corona yang ada di seluruh Jawa Tengah.

Serta data jumlah pasien yang dirawat di rumah skait tersebut.

Sebagai ikhtiar memutus mata rantai penyebaran virus corona, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengagas gerakan pola hidup baru, yakni hidup bersama Covid-19.

Gerakan ini pun telah disampaikan ke bupati dan wali kota di Jateng agar bisa bersama-sama bertindak.

"Mengingat angka-angka Covid-19 masih dinamis, maka kita harus dorong pola hidup baru.

Mulai sekarang kami buat 'Hidup Bersama Covid-19'.

Move on yuk.

Kita harus merubah pola hidup baru," kata Ganjar, Selasa (28/4/2020).

Sejumlah aspek kehidupan sosial diharuskan berubah sejalan pola hidup sehat agar terhindar dari corona.

Antara lain, masyarakat harus jaga jarak, kalau tidak bisa didenda oleh negara, selalu pakai masker, selalu cuci tangan pakai sabun.

Misalkan tidak ada air mengalir, bisa pakai disinfektan yang siap sedia di kantong masing-masing.

"Sehingga, dalam sistem sosial ekonomi kita berubah menjadi gaya atau pola hidup baru," jelasnya.

Kemudian, aspek sosial lain yang harus diperhatikan di antaranya kerumunan dibatasi maksimal empat orang dan harus berjarak.

Lalu, sistem antri dibuatkan garis dan titik dengan jarak. Begitu juga dengan sistem transportasi yakni harus longgar.

Begitu juga di pasar, pabrik, kantor harus ada protokol ketat untuk jaga jarak.

Aktivitas tersebut bisa dilakukan dengan terus menerus yang akhirnya menjadi kebiasaan atau gaya hidup.

"Hal itu bisa dilakukan agar kehidupan menjadi lebih mendekati normal. Ini tidak mudah tapi kita harus cari inovasi terus," ujarnya.

Soal keamanan di Jateng di tengah pandemi ini, Ganjar menyebut ada ekses dengan meningkatnya angka kriminalitas.

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga tempat tinggal dengan menghidupkan ronda atau berpatroli malam.

"Kekuatan nilai-nilai kultural harus dibangkitkan lagi. Tepo sliro, gotong royong, tidak berebut," ucap orang nomor satu di Jateng ini.

Terkait ketahanan pangan di desa, ia minta seluruh bantuan masyarakat yang beragam sebaiknya dikumpulkan dalam satu tempat di lumbung pangan tingkat RT/RW atau kelurahan/desa.

Itu dilakukan supaya untuk mengurangi ekses sosial. Tidak hanya bantuan dari pemerintah tapi juga dari nonpemerintah, Baznas, CSR, donasi dan lain-lain.

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunjateng.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

(*)

TONTON DAN SUBSCRIBE :

(*)

Punya Ilmu Kebal, Kasim Sempat Tertawa saat Tubuhnya Tak Mempan Dibacok Andi

Duda & Janda Cantik Asal Semarang Digerebek di Kos, Ngaku Pasutri Ternyata Baru Kenal di MiChat

Naiki Ban Unicorn di Pantai, Bocah Lima Tahun Ini Terbawa Angin hingga Tengah Laut

Kecewa, Lionel Messi Sudah Ajukan Permintaan Hengkang dari Barcelona

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved