Breaking News:

Berita Karanganyar

Usulan Diakomodir Bupati Karanganyar, Komenka Siap Kawal Pelaksanaan Hajatan Sesuai Prokes

Komenka akan mengawal peyelenggaraan hajatan menyusul adanya kelonggaran dari Pemkab Karanganyar.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Ilustrasi. Acara hajatan di Gedung PGRI yang terletak di Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Komunitas Entertainment Karanganyar (Komenka) akan mengawal peyelenggaraan hajatan menyusul adanya kelonggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar selama PPKM mikro.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jati Wibowo menyampaikan, Satpol PP Karanganyar telah berkoordinasi dengan Komenka tekait penyelenggaraan hajatan di tengah kondisi pandemi virus Covid-19.

Sebelumnya, Komenka meminta izin supaya warga dapat menggelar resepsi sehingga para pelaku usaha dapat berkreativitas dan mendapatkan pemasukan.

"Kalau bupati mengizinkan, mereka siap untuk membentuk Satgas di setiap hajatan. Memantau agar sesuai Prokes dan bantu edukasi. Karena Inbup sudah keluar, mengakomodasi kemauan warga dan mereka, makanya tak undang ke kantor. Ayo kowe wingi janji, nek Pak Bupati mengizinkan, jare arep bantu (Kemarin sudah berjanji, kalau Pak Bupati mengizinkan, katanya siap membantu)," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (10/3/2021). 

Dia menjelaskan, dalam satu acara hajatan ada banyak pelaku usaha seperti sound system, kursi, kajang, hiburan, katering dan kajarang dan lainnya. 

Sehingga nantinya dari sekian pelaku usaha itu ditunjuk sebagai Satgas di lokasi hajatan guna memantau penerapan protokol kesehatan. Kendati demikian, anggota Satpol PP juga tetap melakukan pengawasan.

Meski sudah mendapatkan kelonggaran terkait penyelenggaraan hajatan, wilayah yang termasuk zona merah penyebaran virus Covid-19 belum boleh menyelenggarakan hajatan

"Kades memberikan rekomendasi berdasarkan kondisi di wilayah masing-masing. Kalau misal satu RT ada zona merah, mestinya tidak boleh. Kades tidak memberikan rekomendasi," jelas Yophy.

Sementara itu terkait kegiatan atau hiburan, hanya pagelaran wayang dan olahraga yang diperbolehkan. Sedangkan izin keramaian kegiatan lainnya menjadi kewenangan pihak kepolisian. 

"Wayangan boleh sampai pukul 00.00. Nek malam hari hanya wayangan. Hajatan masih siang. Olahraga terbatas masih boleh," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved