Breaking News:

Berita Semarang

Kejaksaan Negeri Semarang Musnahkan Barang Bukti Pidana Kepabeanan dan Cukai Senilai Rp 415 Juta

Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Semarang melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana Kepabeanan dan Cukai.

istimewa
Kepala Kejaksaan Negeri Semarang, perwakilan KPPBC TMP A Semarang, Polsek Semarang Utara, Polsek KP3 Pelabuhan Tanjung Mas, dan PT Sai Apparel, memusnahkan barang bukti tindak pidana kepabeanan dan cukai di halaman Kantor Cabjari Semarang, Rabu (10/3/2021). (*ist) 

Penulis: Zaenal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Semarang melakukan pemusnahan barang bukti tindak pidana Kepabeanan dan Cukai yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap dari pengadilan.

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Cabjari Semarang, diikuti KPPBC TMP A Semarang, perwakilan Polsek Semarang Utara, Polsek KP3 Pelabuhan Tanjung Mas, dan PT Sai Apparel, Rabu (10/3/2021).

Baca juga: Mutasi, Abun Hasbullah Syambas Jabat Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan

Baca juga: PLN UP3 Demak Jalin Kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Grobogan di Bidang Hukum Perdata dan TUN

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, Abdul Basir Kepala Kejaksaan Negeri Meninggal Terpapar Corona

Baca juga: Video Tersangka Azan Ajakan Jihad Diserahkan ke Kejaksaan Negeri Slawi

"Pemusnahan bersama ini merupakan bentuk sinergi Aparat Penegak Hukum (APH) dalam melaksanakan penegakan hukum di wilayah hukum Kota Semarang," kata Kepala Cabjari Semarang, Sulistiyo.

Dikatakannya, barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti tindak pidana Kepabeanan dan Cukai dari 2 orang terpidana yang terbukti melanggar Undang Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Undang Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

Barang bukti meliputi 78 karton rokok tanpa pita cukai merk Luffman Classic Mild Bold, 559 pcs produk tekstil berbagai merk dan 23 karton kerupuk ceriping merk Cap Kelinci. Seluruh barang bukti dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Adanya tindak pidana dari dua terpidana ini mengakibatkan kerugian negara dengan perkiraan mencapai Rp 415 juta," ujarnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved