Breaking News:

Hartopo

HM Hartopo Ajak Warga Kudus Tingkatkan Ketakwaan Peringati Isra Miraj

Pemerintah Kabupaten  Kudus menggelar peringatan Isra Mi'raj di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis, (11/3/2021) malam.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Plt Bupati Kudus HM Hartopo. 
Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pemerintah Kabupaten  Kudus menggelar peringatan Isra Mi'raj di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis, (11/3/2021) malam.
Hadir pula dalam kesempatan itu pelaksana tugas (Plt)  Bupati Kudus HM Hartopo didampingi  Mawar Hartopo beserta unsur forum koordinasi pimpinan daerah, sekretaris daerah, asisten sekretaris daerah,  kepala organisasi perangkat daerah.
Hartopo dalam sambutanya mengucapkan selamat datang kepada KH. M. Yusuf Chudori selaku pengasuh Ponpes Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo Magelang. 
"Sugeng rawuh KH. M. Yusuf Khudori selaku pengasuh Ponpes API Tegalrejo Magelang, semoga tausiah yang nantinya panjenengan sampaikan akan memberikan manfaat sebesar-besarnya terhadap peningkatan kualitas keimanan kita," ucapnya.
Dia mengajak masyarakat Kudus untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan agar bisa melahir generasi penerus yang cerdas, kuat, dan berakhlak baik. 
Bentuk ketakwaan terhadap Sang Pencipta, kata Hartopo, dapat dilihat dari seberapa taatnya seseorang terhadap perintah-Nya untuk melaksanakan kewajiban dalam beribadah. 
"Sholat adalah tiang agama, oleh karena itu sangat penting dan berpengaruh dalam kehidupan kita, karena dengan sholat kita dapat mengukur seberapa tebal keimanan dan ketaatan kita terhadap Allah. 
Oleh karena itu jadikanlah sholat sebagai kebutuhan yang harus kita penuhi, jangan hanya dipandang sebagai penggugur kewajiban saja," pesannya.
Hartopo juga meminta masyarakat Kudus  tetap menjaga hubunhan antarmanausia dan hubungan kepada Tuhan. 
"Hablum Minallah Wa Hablum Minannas dapat diartikan menjaga hubungan baik kita kepada Allah dan menjaga hubungan baik kepada manusia. Jika kita bisa menjaga hubungan baik dengan Allah dengan menjalankan segala perintahnya, maka otomatis kita juga dapat menjaga hubungan baik kepada sesama manusia," pungkasnya.
Sementara itu, KH. M. Yusuf Chudori pengasuh Ponpes API Tegalrejo, Magelang, menuturkan aktivitas harus tetap berjalan seperti biasa, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan
"Aktivitas kita harus selalu berjalan dan berimbang, baik aktivitas kepada manusia maupun aktivitas kepada Allah Yang Maha Esa, namun karena kita masih dalam suasana pandemi, maka penerapan protokol kesehatan tetap kita perhatikan dan kita utamakan," ungkapnya.
Dia juga membahas arti penting sejarah Isra Mi'raj. Dikatakannya, di sinilah awal mula Nabi menerima Wahyu untuk bekal dakwah-Nya kepada umat Islam di dunia.
"Nabi menerima Wahyu dari Allah langsung tanpa perantara, yakni sholat 5 waktu sebagai tolak ukur keimanan dan ketaatan manusia kepada Penciptanya," tuturnya.
Di sela-sela acara, H.M. Hartopo berkesempatan memberikan zakat, infaq, dan shodaqoh dari Badan Zakat Nasional Kabupaten Kudus sebagai stimulus penerima manfaat modal usaha produktif dan penerima manfaat renovasi rumah tidak layak huni.
(*)
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved