Berita Semarang

Pasca Banjir, 25 Rumah Warga di Semarang Diteror Ular

Pasca banjir di Kota Semarang laporan terkait penemuan ular semakin meningkat.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Istimewa
Ilustrasi. Ular piton yang berhasil diamankan warga 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasca banjir di Kota Semarang laporan terkait penemuan ular semakin meningkat.

Hal itu diungkapkan Koordinator Pasukan Pengaman Satwa (Paspanwa) Semarangker, Slamet Wisnu Aji.

Dia menyebut,setidaknya selepas banjir di Kota Semarang Februari lalu ada 25 laporan dari warga terkait temuan ular di rumahnya.

"Kami menindak lanjuti laporan tersebut. Hasilnya hanya 17 laporan yang berhasil kami temukan ularnya.

Sisanya saat di lokasi ular tidak ketemu," paparnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (12/3/2021).

Dari seluruh ular yang diamankan, jenis ular ekor merah mendominasi. Jenis lain ular piton dan ular picung.

Jenis ular hijau ekor merah memang banyak ditemukan di Kota Semarang apalagi habitat mereka terganggu selama curah hujan tinggi di Kota Semarang.

"Kalau jenis ekor merah berbisa sehingga berbahaya. Sedangkan jenis ular picung beracun karena dampak dari makanan yang dikonsumsi," katanya.

Penyebab banyaknya ular masuk ke pemukiman warga lantaran habitat ular terganggu akibat curah hujan tinggi dan terjadinya banjir.

Semisal ular piton yang berhabitat di area tersembunyi seperti gorong-gorong atau sepanjang aliran sungai.

Ular jenis tersebut terpaksa keluar karena mangsa mereka berupa tikus dan jenis hewan lainnya hilang atau berpindah akibat banjir.

"Sumber makanan mereka hilang atau pindah sehingga mereka juga mencari sumber makanan hingga ke pemukiman warga," katanya.

Dia berpesan kepada warga selama  musim hujan seperti ini harap waspada. Warga hendaknya  membersihkan rumah dan sekitarnya terutama kotoran tikus.

Sebab ular yang masuk ke rumah umumnya untuk berburu tikus.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved