Breaking News:

Berita Kebumen

Dua Tahun Bupati Kebumen Fokuskan Anggaran untuk Infrastruktur

Banyaknya jalan dan sejumlah infrastruktur lain yang rusak kerap dikeluhkan masyarakat di Kab Kebumen.

Istimewa
Bimbingan Teknis Penyusunan RPJMD Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen Tahun 2021, di The Rich Jogja Hotel, Jl. Magelang Km. 6 No. 18 Mlati, Sleman, DIY, Jumat (12/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS. COM, KEBUMEN - Banyaknya jalan dan sejumlah infrastruktur lain yang rusak kerap dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Kebumen. Ini ternyata menjadi keprihatinan khusus bagi Pemerintah. Dalam Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengaku akan terus berupaya memaksimalkan anggaran di 2021 – 2022 untuk perbaikan infrastruktur.

Ia menyampaikan itu saat membuka acara Bimbingan Teknis Penyusunan RPJMD Bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pimpinan OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen Tahun 2021, di The Rich Jogja Hotel, Jl. Magelang Km. 6 No. 18 Mlati, Sleman, DIY, Jumat (12/3/2021). 

Arif mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan bagian dari program kerjanya yakni ‘’JAMU SEGER’’ (Jalan Mulus Ekonomi Bergerak). Program ini untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sehingga mampu mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

‘’Selama dua tahun ini anggaran akan saya fokuskan untuk perbaikan infrastruktur Jalan. 2021 infrastruktur, 2022 masih infrastruktur," katanya

Ia yakin pembenahan jalan akan mempercepat pemulihan perekonomian, khususnya pasca pandemi.  Untuk itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar turut mendukung program tersebut. 

Di sisi lain, untuk mendukung program kerjanya, Arif akan membentuk tim tujuh. Tim ini akan dipimpim oleh Kepala BPKAD.  Aden Andri Susilo. Tim selanjutnya akan berkomunikasi secara cepat dengan Bupati maupun Wakil Bupati. 

‘’Tidak ada tambahan gaji disini, tim ini akan sering melakukan komunikasi dengan Kami dan membuat unit kecil seperti perencanaan Bappeda,’’ terang Arif.

Bupati menjelaskan, Tim 7 juga akan bertugas mengomunikasikan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan dengan berkoordinasi dengan OPD terkait. 

‘’Tim 7 tidak akan melaksanakan teknis, tapi lebih kepada target, tujuannya tidak mengambil alih kerja unit dinas teknis,’’ imbuhnya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved