Breaking News:

Berita Video

Video Tempat Cuci Tangan Unik Dari Barang Bekas dan Bambu

Di tengah masa pandemi, masyarakat bisa menunjukkan sisi kreatifitas mereka, contohnya Sulaiman.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: abduh imanulhaq

Ditemui di tempat terpisah, Kepala Desa Mindaka, Agus Sukanto menjelaskan, terkait pelaksanaan lomba CTPS dan PPKM yang mencakup ruang isolasi, ruang posko, membuat APD, portal di setiap gang Desa, pos ronda, dan penyemprotan disinfektan, menggunakan 8 persen dari Dana Desa (DD) atau sekitar Rp 90 juta.

Termasuk memberikan bantuan sembako bagi warga yang sedang isolasi mandiri di rumah masing-masing juga menggunakan dana tersebut. 

"Jumlah warga di Desa Mindaka sekitar 4.300 orang, sedangkan untuk jumlah RT ada 27 dan RW ada 4. Tentu dengan adanya lomba CTPS ini harapannya warga semakin peduli dengan penerapan prokes sehingga bisa menurunkan resiko penulran Covid-19. Alhamdulillah warga sangat antusias dan mematuhi," Jelas Agus.

Masih di lokasi yang sama, Camat Tarub, Sumiyati menambahkan, dengan adanya lomba tempat cuci tangan di tiap rumah selain untuk mengurangi resiko penularan Covid-19 juga meningkatkan kreatifitas warga. Karena mereka menyiapkan sarana tempat cuci tangan dengan sabun sesuai kreasi masing-masing.

"Warga mengikuti lomba sarana tempat cuci tangan dengan sabun atau CTPS ini secara swadaya. Para pemenang mendapatkan hadiah uang pembinaan, namun yang menarik adalah mereka memiliki potensi yang tinggi bisa dilihat dari hasil yang tidak mengecewakan," imbuh Sumiyati. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved