Breaking News:

Pendidikan

Kemendikbud Imbau Peserta Seleksi PPPK Waspadai Praktik Calo dan Penipuan

Kemendikbud mengimbau para guru calon peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar tidak percaya pada calo.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: moh anhar
Istimewa
Pengurus PGRI Jawa Tengah memberikan simulasi dan bimbingan tes seleksi PPPK bagi guru honorer di SLCC PGRI Jawa Tengah, Senin (22/2/2021). 

Penulis: M Zaenal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau para guru calon peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar tidak percaya pada calo atau oknum yang menjanjikan lulus PPPK dengan imbalan sejumlah uang.

Imbauan tersebut disampaikan terkait adanya informasi keberadaan calo dan uang pelicin untuk mempermudah kelulusan PPPK. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Iwan Syahril menegaskan, pelaksanaan tes seleksi PPPK dilakukan secara bersih sesuai aturan.

"Saya merasa prihatin dengan peredaran informasi calo dan uang pelicin yang meresahkan guru honorer ini. Kemendikbud mengimbau para guru calon peserta seleksi PPPK agar tidak terbujuk modus-modus penipuan semacam itu yang justru akan merugikan calon peserta sendiri," kata Iwan, dalam keterangannya, Senin (15/03/2021).

Iwan mengatakan, praktik tersebut melanggar hukum dan bukan merupakan tindakan terpuji di tengah upaya pemerintah melaksanakan tata kelola seleksi dengan jujur dan transparan.

Seperti ditegaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim sebelumnya, PPPK memang tetap harus melalui proses seleksi berdasarkan amanah undang-undang dan demi menjaga kualitas guru.

"Akan tetapi bagi para guru honorer yang belum dinyatakan lulus seleksi tahun ini, diminta untuk tidak berkecil hati karena para guru diberikan kesempatan hingga tiga kali mengikuti tes PPPK," ujarnya.

Ia menambahkan, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) juga telah memperkenalkan Program Guru Belajar dan Berbagi - Seri Belajar Mandiri Calon Guru ASN PPPK yang dirancang sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi pedagogi dan profesional para peserta dengan mengedepankan konsep ruang kolaborasi dan komunitas pembelajaran.

Seri Belajar Mandiri ini dapat diakses secara daring dan bebas biaya melalui laman https://gurubelajardanberbagi.kemdikbud.go.id.

"Kami mengimbau para guru honorer dan lulusan pendidikan profesi guru untuk dapat memanfaatkan program pembelajaran yang ada di Seri Belajar Mandiri sebagai usaha penguatan kapasitas pribadi sebelum mengikuti tes seleksi ASN PPPK," tandasnya.

Terkait keberadaan praktik calo seleksi ASN PPPK ini, Kemendikbud akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menginvestigasi lebih lanjut dan menindak oknum yang terbukti melakukan.

Ia meminta kepada masyarakat yang mengetahui informasi tentang praktik calo ini juga dapat menyampaikan laporan melalui Layanan Informasi dan Pengaduan Kemendikbud yang dapat diakses pada laman resmi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud, yakni ult.kemdikbud.go.id atau https://kemdikbud.lapor.go.id. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved