Berita Regional

Anton Medan Sudah Siapkan Makam Dirinya Sejak 2002, Terletak di Samping Masjid

Lokasi makam Anton Medan berada tepat di sebelah kanan Masjid Tan Kok Liong yang di desain dengan gaya bangunan Tionghoa

Editor: m nur huda
TRIBUNNEWS.COM/ILHAM RIAN PRATAMA
Namanya At Taibin, pondok pesantren yang terletak di Kampung Bulak Rata, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor ini memiliki nuansa yang berbeda dengan pesantren pada umumnya. Ada Masjid bernama Tan Kok Liong yang berada pada area pesantren ini juga memiliki arsitektur yang unik. Dua bangunan ini didirikan Anton Medan. 

TRIBUNJATENG.COM - Mubalig Ramadhan Effendi atau lebih dikenal Anton Medan meninggal dunia, Senin (15/3/2021).

Anton Medan meninggal dunia, sekitar 15.00 WIB di Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Bogor.

Kabar terbarunya, jenazah Anton Medan dimakamkan pagi ini, Selasa (16/3/2021) di Pondok Pesantren At-Taibin Pondok Rajeg.

“Rencananya pemakaman besok pagi (Selasa hari ini) di sini,” kata Syamsul Bahri Radjam, menantu Anton Medan di Pondok Pesantren At-Taibin Pondok Rajeg, Senin (15/3/2021).

Ia menambahkan jenazah Anton akan lebih dahulu disalatkan di Masjid Ponpes At-Taibin sebelum dimakamkan.

“Besok (hari ini) kami pindahkan jenazah ke masjid untuk disalatkan. Setelah itu dimakamkan,” paparnya.

Suasana duka menyelimuti rumah almarhum Mubaligh Ramdhan Effendi atau Tan Hok Liang atau yang dikenal dengan nama Anton Medan di Kampung Bulak Rata, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (15/3/2021).
Suasana duka menyelimuti rumah almarhum Mubaligh Ramdhan Effendi atau Tan Hok Liang atau yang dikenal dengan nama Anton Medan di Kampung Bulak Rata, Kelurahan Pondok Rajeg, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (15/3/2021). (TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Menurut Syamsul, Anton Medan meninggal sekira pukul 15.00 WIB.

“Tadi kami sempat membawa ke rumah sakit. Dokter mengatakan sudah meninggal setelah cek jantung, nadi, dan pupil. Sudah ada surat kematian dari dokter,” jelasnya.

Sebelum meninggal, kesadaran Anton Medan sudah mulai menurun sampai mengembuskan nafas terakhir.

“Kesadarannya mulai menurun mulai jam 10.00 WIB. Lalu pukul 15.00 WIB kita bawa ke rumah sakit,” papar Syamsul.

Anton Medan menderita komplikasi penyakit diabetes dan darah tinggi.

“Tidak ada penyakit lain. Cuma diabetes dan ada tensi,” tambahnya.

“Kata dokter, gula darahnya sempat melandai. Namun kembali naik lagi sehingga tak tertolong,” terang Syamsul.

Sudah siapkan liang lahat

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved