Breaking News:

Berita Kudus

Bea Cukai Kudus Keluarkan 20 Surat Bukti Penindakan Rokok Ilegal, Terbanyak di Jepara

Bea Cukai Kudus sampai Maret 2021 telah mengeluarkan 20 surat bukti penindakan rokok ilegal.

TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN
Bea Cukai Kudus menunjukkan barang bukti rokok ilegal yang diamankan. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bea Cukai Kudus sampai Maret 2021 telah mengeluarkan 20 surat bukti penindakan rokok ilegal. Dari jumlah itu, penindakan terbanyak di Kabupaten Jepara.

Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Dwi Prasetyo Rini mengatakan kasus terbaru yang ditindak di Desa Troso, Kecamatan Pecangaaan Kabupaten Jepara.  Awalnya, kata dia, ada informasi mobil yang membawa rokok ilegal. Setelah diikuti mobil tersebut terparkir di sebuah bangunan. 

"Setelah kami periksa benar ada rokok ilegal. Rokok siap edar tanpa dilekati pita cukai  Kami juga memeriksa di rumah tempat mobil itu terparkir. Terdapat 43 bal yang ditimbun di rumah tersebut. Total kami mengamankan 63 karton rokok ilegal dengan jumlah 1,5 juta batang," terang Rini, Selasa, (16/3/2021).

Menurutnya, total

Bea Cukai Kudus menunjukkan barang bukti rokok ilegal yang diamankan.
Bea Cukai Kudus menunjukkan barang bukti rokok ilegal yang diamankan. (TRIBUNJATENG/YUNANSETIAWAN)

nilai barang rokok ilegal itu Rp 1,55 milir dan jumlah kerugian negara  Rp1,15 miliar.

Lebih lanjut, dia menjelaskan faktor rokok ilegal banyak diproduksi di Jepara. Hal itu disebabkan dulu di daerah tersebur banyak produsen rokok legal.

Mereka sudah memiliki keahlian dalam membungkus rokok. Sehingga mereka sudah punya keahlian

"Yang di Jepara itu istilahnya nyontong. Mereka cuma mengirim batangan romo seperti itu. Jadi dari penduduk itu membungkus seperti ini," kata Rini sembari menunjukkan bungkus rokok ilegal.

Dia menyarankan pengusaha rokok di Jepara untuk memproduksi rokok secara legal. Karena saat ini produksi rokok legal harus NPPBKC. Pengurusan izinnya, kata dia, sekarang lebih mudah.

"Dari persyaratannya lebih mudah, dari proses waktu penerbitan maksimal tiga hari. Jadi syarat yang penting Nomor Induk Berusaha. Itu kan (mengurusnya) online," lanjutnya. (*)

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved