Breaking News:

Berita Kudus

Disbudpar Kudus ‎Ajak Penggunaan Udeng

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus menekankan penggunaan ikat kepala (udeng).

Penulis: raka f pujangga | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus menggelar Sarasehan ‎Budaya bertema Pelestarian Warisan Budaya Nasional di Era Pandemi‎, di RM Saung Rakyat Indah, Selasa (16/3/2021)‎. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus menekankan penggunaan ikat kepala (udeng) untuk melekatkan nilai kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Disbudpar Kudus, Bergas C Penanggungan menjelaskan, perlunya digali ciri khas Kudus supaya bisa diekspresikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti masyarakat di Bali.

Misalnya penggunaan udeng dalam segala kesempatan untuk ‎menanamkan nilai-nilai budaya.

"Saya‎ ingin Kudus seperti Bali yang melekat nilai-nilai kebudayaannya dalam kehidupan sehari-hari," ucap dia, saat Sarasehan Pelestarian Warisan Budaya Nasional di Era Pandemi‎, di RM Saung Rakyat Indah, Selasa (16/3/2021)‎.

Bergas menjelaskan, penggunaan udeng bisa dimulai dari lingkungan lembaga pendidikan di Kudus.

Pasalnya bisa menjadi sarana untuk sekaligus mengenalkan udeng kepada generasi muda di lingkungan sekolah.

"‎Sekolah ini penting untuk membiasakan pengunaan udeng," ujar dia.

Sementara itu, ‎Mukti Sutarman, Budayawan Kudus mengatakan harus ada regulasi untuk mendukung kebiasaan baru penggunaan udeng di tengah masyarakat, pegawai negeri, guru dan sebagainya.

"‎Tanpa ada aturan regulasi dan tanpa pengawasan yang ketat omong kosong penggunaan udeng itu bisa berjalan," ujar dia.

Bahkan, kata dia, bila perlu juga harus ada upaya untuk penerapan sanksi agar bisa mematuhinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved