Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pati

Pengurus E-Sports Indonesia 4 Kabupaten Dilantik Bersamaan di Pati

Bupati Pati Haryanto menyaksikan seremoni pelantikan Pengkab ESI Pati, Kudus, Rembang, dan Grobogan.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Prosesi pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) E-Sports Indonesia (ESI) Pati, Kudus, Rembang, dan Grobogan Periode 2020-2024, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto menyaksikan seremoni pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) E-Sports Indonesia (ESI) Pati, Kudus, Rembang, dan Grobogan Periode 2020-2024, Selasa (16/3/2021).

Pelantikan pengurus ESI empat kabupaten ini dilaksanakan sekaligus secara bersamaan di Pendopo Kabupaten Pati.

Ketua Pengprov ESI Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto melantik dan mengukuhkan ketua serta jajaran pengurus ESI keempat kabupaten tersebut.

Secara berurutan, nama-nama ketua Pengkab ESI Pati, Kudus, Rembang, dan Blora yang dikukuhkan ialah Ahmada Mangkunegara, Arga Syafiar, M Siraju Munir, dan Ahmad Rois.

Bupati Haryanto mengucapkan selamat pada jajaran pengurus yang dilantik.

Menurutnya, pengukuhan empat Pengkab di lingkungan eks-Karesidenan Pati secara sekaligus merupakan langkah yang efisien dan efektif, serta tepat dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19 ini.

Menurut dia, dengan adanya kepengurusan e-sports yang resmi, para kawula muda penggemar cabang olah raga baru ini bisa terakomodasi dengan baik.

"Dulu stigmanya negatif. Anak-anak yang suka main game dulu dianggap pemalas dan kurang baik di sekolah. Di sini mereka dibina, dibimbing, dan bisa jadi juara yang diakui dunia. Bahkan hobi mereka ini telah diakomodasi sebagai cabor baru, masuk Porprov 2022. Ini luar biasa," ungkap Haryanto.

Dia menyadari, perkembangan teknologi tidak bisa dibendung. Munculnya e-sports adalah satu di antara konsekuensinya.

"Memang kadang kalau anak sudah asyik main game, mereka lupa waktu. Tapi kalau diakomodasi pengurusan yang jelas, dibina dengan baik, orang tua tidak was-was," sebut dia.

Haryanto mengatakan anak-anak muda yang memiliki bakat e-sports memang patut dibina.

"Sia-sia kalau punya keahlian teknologi tapi tidak dimanfaatkan. Kalau ada kemampuan, keberanian, menguasai teknologi, dan diakomodasi, akan jadi prestasi tersendiri," tegas dia.

Haryanto menyebut, sebagai bagian dari langkah pembinaan sekaligus pemanasan jelang Porprov 2022, tahun ini Pengkab ESI Pati mengadakan Pati E-Sports Championship untuk kali kedua.

Dia juga mengatakan, para atlet akan pihaknya prioritaskan untuk disuntik vaksin. Sehingga mereka memiliki proteksi lebih ketika harus berkompetisi.

Sementara, Ketua Pengprov ESI Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan, pembentukan kepengurusan ESI merupakan langkah lanjutan dalam membangun e-sports di Indonesia ke arah positif.

Ia menyebut, kepengurusan ESI di Jawa Tengah sudah terbentuk di 35 kabupaten/kota. Hanya saja belum semuanya telah dilantik.

"Kalau di eks Karesidenan Pati, Jepara sudah dilantik terlebih dahulu. Blora akan menyusul berikutnya," sebut dia.

Sondi menilai, e-sports telah sukses menjadi tren kekinian. Dia memprediksi jumlah gamers dan nilai industri e-sports akan terus bertumbuh.

"Sama seperti olahraga mental lainnya, seperti catur dan bridge yang sudah lebih dulu dipertandingkan sebagai cabor resmi, e-sports juga memiliki sifat kompetitif dan butuh strategi tertentu," kata dia.

Dia meminta dukungan semua elemen masyarakat agar perkembangan e-sports meningkat signifikan di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

"Kita harus bisa mendongkrak prestasi atlet Indonesia. E-sports Indonesia harus maju menatap prestasi tingkat dunia," harap Sondi.

Sementara, Ketua Pengkab ESI Pati Ahmada Mangkunegara mengatakan, e-sports merupakan cabang olahraga yang realistis di tengah situasi pandemi ini.

"Karena olahraga ini bisa dilaksanakan di mana pun, kapan pun, selagi ada jaringan internet dan piranti pendukungnya, tanpa perlu mengundang orang dalam jumlah besar," kata dia.

Ahmada mengatakan, pihaknya pada 2020 lalu telah mengadakan kompetisi perdana Pati E-Sports Championship (PEC).

Kompetisi tersebut diikuti 314 peserta yang mewakili desa-desa yang ada di Pati.

"Kami juga akan adakan PEC kedua tahun ini, diikuti oleh komunitas e-sports se-Eks Karesidenan Pati. Kami mohon doa restu semoga e-sports bisa berlaga di Porprov yang akan datang," tandas dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved