Breaking News:

Polres Pekalongan

Polres Pekalongan Pasangi Kamera di Helm Anggota Polisi, Pelanggar Lalu Lintas Auto Rekam

Guna mendukung pelaksanaan ETLE, Satlantas Polres Pekalongan memasang kamera portabel penindakan pelanggaran kendaraan bermotor (Kopek).

Istimewa
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Pipit Witianingsih saat memakaikan helm kopek ke anggotanya. 

Penulis : Indra Dwi Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kebijakan sistem Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE), tengah dipersiapkan di Kabupaten Pekalongan.

Di mana target titiknya sendiri difokuskan pada tiga titik, yakni simpang Gumawang, pertigaan depan Kecamatan Wiradesa dan persimpangan Podo, Keduwngwuni.

"Itu model automatic yang nanti akan di snapshot pelanggaran seperti tidak memakai helm, tidak pakai safety belt atau melanggar kecepatan dan melanggar marka dan lain-lainnya," kata Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Pipit Witianingsih saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa (16/3/2021).

Selain melalui kamera di traffic light, pantauan juga dilakukan pada kamera di kendaraan petugas.

Dikatakannya, guna mendukung pelaksanaan ETLE, Satlantas Polres Pekalongan memasang kamera portabel penindakan pelanggaran kendaraan bermotor (Kopek).

Kopek merupakan perangkat kamera portabel yang dipasang di kendaraan patroli lalulintas, baik itu mobil maupun di helm yang dipakai personel saat melaksanakan patroli.

"Kopek sebagai alat perekam dan identifikasi pelanggaran lalu lintas," imbuhnya.

Pihaknya mengungkapkan, sistem penggunaan helm berkamera tersebut yaitu setiap para petugas berpatroli, akan mengaktifkan tiap action camera di bagian helmnya.

"Saat melakukan patroli dan menemukan pelanggaran, nanti kamera akan merekam. Lalu, akan dikonversi ke aplikasi E-TLE guna dicek mengenai identitas kendaraan dan pemilik kendaraan."

"Kalau sudah tahu alamatnya, petugas akan mengirim surat e tilangnya. Maksimal 3 hari surat tersebut akan dikirim ke rumah pemilik kendaraan," ungkapnya 

Dengan adanya hal tersebut, petugas justru tak perlu mengejar kendaraan yang dirasa melanggar ketertiban selama di jalan raya.

"Rencananya, e-tle akan dilakukan pada tanggal 23 Maret 2021 dan kami juga mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mematuhi tata tertib lalulintas, serta melengkapi surat-surat kendaraannya," tambahnya.

(*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved