Breaking News:

DPRD Jateng

Yudi Indras: Impor Beras Bakal Hancurkan Harga Tingkat Petani

Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, Yudi Indras Wiendarto menyoroti rencana pemerintah akan mengimpor satu juta ton beras.

Istimewa
Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, Yudi Indras Wiendarto. 

Penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Gerindra, Yudi Indras Wiendarto menyoroti rencana pemerintah yang akan mengimpor satu juta ton beras.

Yudi menuturkan Jateng sebagai lumbung komoditas padi yang berkontribusi besar terhadap stok nasional, pastinya akan banyak petani yang merugi jika impor dilakukan.

Apalagi, saat ini tengah berlangsung panen raya di Jateng yang menghasilkan stok melimpah.

Jika beras impor masuk, petani akan kelimpungan menjual hasil panen mereka lantaran harga jatuh.

"Impor beras di tengah panen raya ini jelas tidak tepat. Bisa mematikan petani. Bisa saja mereka nanti kapok menanam padi dan itu jelas akan merugikan pemerintah juga yang katanya menginginkan swasembada beras," kata Yudi, Selasa (16/3/2021).

Menurutnya, baru rencana impor saja petani telah merugi karena berpengaruh terhadap harga di pasaran. Apalagi saat beras impor tiba di Indonesia.

Hal itu jelas memberatkan petani yang akan menjual hasil panennya.

Jika biasanya harga jual gabah lebih dari Rp 4.000 atau hampir menyentuh Rp 5.000 perkilogram, kini di bawah Rp 4.000.

Penurunan berkisar Rp 500 – Rp 1.000 perkilogram.

Halaman
123
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved