Breaking News:

Buruh Ancam Demo Besar Jika THR Dicicil

Bila THR dibayar menciciln, maka daya beli buruh makin terpukul di tengah pandemi corona ini akibat dirumahkan dan dibayar upah ala kadar

Editor: Vito
KOMPAS.com/ADYSTA
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) masih menyiapkan aturan soal pemberian tunjangan hari raya (THR) 2021, mengingat sebelumnya pada 2020 perusahaan diperbolehkan untuk mencicil pembayaran THR.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal meminta keadilan terkait dengan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2021 agar dibayar 100 persen, dan tidak dicicil seperti tahun lalu.

Menurut dia, hal itu sejalan dengan pernyataan pemerintah yang menyebut  kondisi ekonomi sudah mulai membaik.

"Bila THR dibayar mencicil atau tidak 100 persen, maka daya beli buruh makin terpukul di tengah pandemi corona ini akibat dirumahkan dan dibayar upah ala kadar," ujarnya, Rabu (17/3).

Belum lagi, dia menambahkan, bantuan subsidi upah kepada pekerja sudah disetop oleh pemerintah.

"Akibatnya konsumsi juga akan semakin menurun, dan dihantam lagi dengan kenaikan harga barang kebutuhan pokok menjelang puasa dan Lebaran," tukasnya.

Iqbal menuturkan, pentingnya keseimbangan dan rasa keadilan antara kepentingan buruh dan pengusaha.

Ia berujar, pengusaha sudah dapat stimulus ekonomi dan keringanan pajak dari pemerintah, sehingga secara bersamaan THR dan upah buruh harus dibayar penuh, tidak dicicil, agar konsumsi makin meningkat, sehingga pertumbuhan ekonomi juga meningkat.

Kondisi itu diperparah dengan adanya ancaman PHK besar-besaran yang sedang terjadi akibat berlakunya omnibus law UU Cipta Kerja yang memudahkan buruh di-PHK dengan pesangon yang kecil.

"Sebaiknya Menaker memperhatikan juga kepentingan buruh, tidak hanya pengusaha saja, termasuk pemberian THR ini. Jika permintaan ini tidak digubris Menaker, KSPI dan buruh Indonesia mempertimbangkan untuk melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran," tandasnya. (Tribun Network)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved