Breaking News:

Bunuh Diri

Melati Nyaris Melihat Akhirat Gara-gara Depresi Benturkan Kepala ke Tembok, Sering Melamun

Melati (bukan nama sebenarnya) warga Semarang mengaku, sempat membenturkan kepalanya ke tembok berulang kali. 

via kompas.com
Ilustrasi depresi 

Penulis : Iwan Arifianto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Melati (bukan nama sebenarnya) warga Semarang mengaku, sempat membenturkan kepalanya ke tembok berulang kali. 

Dia merasa menikmati rasa sakit yang dideritanya tersebut. 

Dia lantas berpikir untuk menyayat nadi tangannya. 

"Tiba-tiba kepikir orang tua yang membesarkan saya sehingga hanya bisa menangis sejadi-jadinya," ungkap perempuan warga Kota Semarang ini kepada Tribunjateng.com, Rabu (17/3/2021).

Dia mengungapkan, motif awal melakukan bunuh diri lantaran persoalan yang datang bertubi-tubi mulai dari persoalan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 yang memaksanya menjadi tulang punggung keluarga. 

Dia harus menanggung hidup kedua orang tua dan adiknya mulai dari kebutuhan sehari-hari hingga membayar kuliah. 

Lalu adapula faktor lain seperti soal asmara. 

Dia mengaku beberapa kali gagal di kehidupan asmara sekaligus didesak menikah oleh lingkungan sekitar karena melihat usianya yang telah dewasa. 

Persoalan yang datang bertubi-tubi itulah yang mendorongnya untuk bunuh diri. 

Halaman
1234
Penulis: iwan Arifianto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved