Breaking News:

Orangtua Ngaku Ijazah Anak Ditahan MAN Kendal: Bayar Infaq Rp 400 Ribu Kalau Mau Ambil

Klarifikasi yang dimaksud berkenaan dengan beredarnya video dan surat terbuka kepada Gubernur Jawa Tengah berisi tentang dugaan pungutan Rp 400 ribu.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Kajari Kendal, Ronaldwin menunjukkan nota kesepakatan mengakhiri problem dugaan pemungutan uang wajib di MAN Kendal setelah dilakukan klarifikasi, Rabu (17/3/2021). 

Sehingga mengajak orangtua siswa untuk berinfaq guna meringankan kebutuhan MAN.

"Dari 300 siswa, ada yang menyumbang lebih dan ada yang kurang Rp 400 ribu. Memang rata-rata wali murid menyumbang Rp 400 ribu. Ada yang tidak bisa menyumbang karena tidak mampu dengan memberikan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan," ujarnya. 

Sementara itu, Damiri melalui kuasa hukumnya Sita Saraya meminta maaf kepada pihak MAN Kendal.

Katanya, kliennya telah  salah menerima informasi dari pihak sekolah hingga terjadi miss komunikasi.

Menurut Sita, ia dan kliennya sudah mencoba meminta klarifikasi kepada pihak MAN terkait permintaan sumbangan itu. Hanya saja, respon lambat dari pihak MAN membuat kliennya menulis surat terbuka dan viral di media sosial. 

"Dalam hal ini adalah bentuk keresahan dari orangtua. Klien saya sudah mencoba klarifikasi pada Februari lalu. Kurang ditanggapi, dan baru ditanggapi setelah masalah ini mencuat ke media sosial," tuturnya. 

Ia berharap, pihak MAN Kendal ke depan agar lebih transparan dalam memberikan informasi, khususnya terkait sumbangan yang berasal dari wali murid. Sehingga tidak terulang masalah yang sama.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved