Breaking News:

Penanganan Corona

Tren Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Tegal Menurun, Rata-rata Penambahan 5-15 Kasus Per Hari

penambahan kasus masih terus terjadi karena masyarakat yang semakin abai terhadap protokol kesehatan

Istimewa
Iustrasi penanganan kasus covid-19 di Kabupaten Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Di tengah proses vaksinasi yang terus berlangsung, penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Tegal juga masih terus terjadi. 

Sesuai update terakhir pada Rabu (17/3/2021) di laman covid19.tegalkab.go.id, ada 5.034 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Ketua Tim Surveilan dan Kesling Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Eko BP Prabowo, penambahan kasus masih terus terjadi karena masyarakat yang semakin abai terhadap protokol kesehatan.

Belum lagi masih terjadi penolakan jika ada kasus kematian karena Covid-19 dan pemakaman sesuai prokes di tengah masyarakat.

Kegiatan seperti tahlilan, pernikahan, dan lain-lain yang sudah direkomendasikan untuk meminimalisir jumlah kehadirannya, tetapi praktek di lapangan masih ada saja yang mengabaikan atau melanggar. 

"Kalau berbicara tren penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal saat ini landai mengarah ke penurunan. Rata-rata per hari penambahan kasusnya 5-15 orang. Kadang kosong, tambah 7 kasus atau 15 kasus intinya per hari naik turun terus," tutur Eko pada Tribunjateng.com.

Dengan masih bertambahnya kasus penyebaran Covid-19, masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang saat ini bukan lagi 3M tapi 5M.

Yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tidak perlu.

Termasuk mematuhi protokol kesehatan ketika ada anggota keluarga yang meninggal dunia karena terduga terpapar Covid-19.

Walaupun hasil tes swab nya belum keluar, karena sebagai langkah antisipasi.

"Saya juga ingin mengimbau masyarakat untuk berperan aktif mensukseskan program vaksinasi Covid-19. Tidak perlu takut dan khawatir saat akan divaksin, tapi setelah divaksin pun harus tetap menerapkan protokol kesehatan," imbau Eko. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved