Breaking News:

Berita Kabupaten Tegal

Di Era Pandemi Covid-19 Disperinaker Kabupaten Tegal Tetap Beri Kesempatan Kerja

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Tegal tetap memberikan kesempatan kerja meski di era pandemi

Istimewa
Foto berlangsungnya acara Bincang Kreatif di radio Slawi FM, Selasa (17/3/2021) lalu yang mengusung tema Kesempatan Kerja di era Pandemi. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Tegal tetap memberikan kesempatan kerja meski di era pandemi. 

Di tahun 2021 terhitung sampai bulan Februari ada 1.879 orang pencari kerja yang datang ke Disperinaker. Dengan 780 kesempatan kerja yang tersedia, 346 orang berhasil ditempatkan baik melalui program kerja lokal, antar daerah, maupun antar negara. 

Demikian disampaikan Kepala Bidang Penempatan Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Tegal Widiantoro, dalam acara Bincang Kreatif di radio Slawi FM, Selasa (17/3/2021) lalu yang mengusung tema Kesempatan Kerja di era Pandemi.

Pada acara bincang kreatif kali ini, juga menghadirkan Perwakilan BKK SMK Enterpreuner 01 Lebaksiu Angga Angsori, Perwakilan BKK SMK 1 Adiwerna Erni Kurniawati, dan Perwakilan PT Graha Mitra Balindo Wardimin sebagai narasumber.

Widiantoro memaparkan, pencapaian di tahun 2020 total ada 15.189 orang pencari kerja yang berhasil disalurkan mencapai 2.697 orang, dari 2.704 lowongan pekerjaan yang tersedia. 

Tercatat pula pekerja Indonesia di luar negeri yang melalui jalur legal sebanyak 193 orang. Sementara pekerja dengan jabatan Anak Buah Kapal (ABK) mencapai ribuan orang.

Dikataian, Disperinaker menjamin perlindungan optimal bagi pekerja yang melalui jalur legal, sementara pihaknya masih memantau bagaimana perlindungan pekerja ABK ke depannya.

“Kita mencoba menghubungi perusahaan penyalur tenaga kerja Indonesia yang sifatnya outsourcing. Batam membutuhkan tenaga las (laki-laki) yang sudah terakreditasi dan punya kompetensi. Kalau belum ada kompetensi pun nanti kita latih. Insyaallah biaya pelatihan semuanya ditanggung pihak perusahaan,” jelas Widiantoro, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (18/3/2021). 

Di era pandemi, menurut Widiantoro, Disperinaker melakukan beberapa terobosan untuk membuka kesempatan kerja.

Selain itu, untuk memudahkan para pencari kerja, Widiantoro juga berharap nantinya ada sistem jemput bola pada saat pembuatan kartu kuning atau AK1 sehingga tidak terjadi pembludakan masyarakat yang datang ke dinas.

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved