Breaking News:

Berita Semarang

Pembangunan Jateng Valley Harus Melibatkan Warga Sekitar

Ground breaking destinasi wisata Jateng Valley dilakukan pada Agustus 2020 lalu oleh Gubernur Jateng.

Istimewa
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menghadiri acara groundbreaking pembangunan wisata Jateng Valley Agustus 2020. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Ground breaking destinasi wisata Jateng Valley dilakukan pada Agustus 2020 lalu oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Diharapkan objek wisata yang terletak di hutan Penggaron, Ungaran Kabupaten Semarang ini memberikan manfaat bagi warga sekitar.

Selain itu, saat proses pembangunan atau pun ketika sudah beroperasi diharapkan dapat memberdayakan masyarakat di dekat objek wisata.

Hal itu diungkapkan seorang warga RT 001 RW 003, Imam Prakoso dalam Reses Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto yang digelar di Rumah Aspirasi miliknya di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang pada Selasa (16/3/2021).

Imam menyatakan perlu merekrut warga Susukan yang berada di dekat lokasi wisata, mulai dari pembangunan hingga operasional. Menurutnya, sejauh ini tidak ada kejelasan dari rencana pembangunan tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Bambang Kusriyanto menyatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan dimulainya pekerjaan tempat rekreasi yang disebut sebagai destinasi wisata terbesar se-Asia Tenggara dengan luas lahan 370 hektare ini.

Karena berada di wilayah Susukan, tentunya keberadaan warga setempat perlu menjadi prioritas.

"Setidaknya ada dua yang bisa diisi yaitu posisi tenaga kerja yang membangun Jateng Valley dan karyawan yang nanti direkrut setelah tempat wisatanya jadi," kata Bambang Kusriyanto melalui pernyataan tertulis, Rabu (17/3/2021).

Meskipun demikian, tenaga kerja dari warga sekitar juga harus bisa memenuhi persyaratan atau kualifikasi yang ditetapkan pengelola.

Nantinya, pembangunan Jateng Valley yang dilakukan PT Taman Wisata Jateng menyajikan destinasi wisata yang lengkap, semisal resort, hotel, taman bermain, taman edukasi, MICE, outbond, science centre dan banyak destinasi lain.

Selain terkait Jateng Valley, dalam reses juga diungkapkan sejumlah persoalan semisal masih terjadinya banjir di Susukan, pembangunan saluran di sepanjang Jalan Brigjen Sudiarto, pembangunan trotoar, hingga lampu penerangan jalan. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved