Breaking News:

Hotel Sato Kudus

Pemilik Hotel Sato Kudus Digugat Teman Main Kelereng Semasa Kecil

Dalam mediasi terakhir itu, tidak ada perwakilan hotel atau pemilik Hotel Sato, Abed Nego Subagyo yang datang untuk memenuhi undangan.

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Hotel Sato di Jalan Pemuda, Desa Kramat, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. 

Penulis: Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Batas waktu yang diberikan Pengadilan Negeri (PN) Kudus untuk melakukan mediasi antara manajemen Hotel Sato dan perwakilan warga terdampak pembangunan hingga 18 Maret 2021 berakhir gagal.

Pasalnya, tidak adanya titik temu dalam mediasi terakhir yang digelar di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kudus, pada hari Rabu (17/3/2021) kemarin.

Dalam mediasi terakhir itu, tidak ada perwakilan hotel atau pemilik Hotel Sato, Abed Nego Subagyo yang datang untuk memenuhi undangan.

Penasihat Hukum warga terdampak, Agus Supriyanto menyampaikan laporan hasil mediasi kepada majelis hakim pada hari Kamis ini.

"Hari Kamis ini disampaikan kepada PN Kudus, bahwa mediasi yang sudah dilakukan buntu," jelas dia.

Dengan begitu, berarti perkara perdata nomor 7/Pdt.G/2021/PN/Kds tersebut akan dilanjutkan ke meja hijau.

Agus menyayangkan, persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan di meja hijau.

Pasalnya antara warga dan pemilik itu merupakan teman kecil.

"Warga terdampak dan pemilik hotel itu sudah kenal lama, mereka teman main kelereng saat masih kecil‎," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved