Breaking News:

Puisi

Puisi Realisme Saut Situmorang

Puisi Realisme Saut Situmorang: kalau kau mati, sayang matahari tetap kan muncul lagi juga bulan juga bintang kalau kau mati hujan tetap kan turun, s

tribun jateng/wilujeng puspita dewi
Tato cicak di tangan kanan penyair Saut Situmorang mengundang penasaran pengunjung pameran buku di Gedung Wanita Semarang, Selasa (7/11/2017). 

Puisi Realisme Saut Situmorang

TRIBUNJATENG.COM - Puisi Realisme Saut Situmorang:

realisme

kalau kau mati, sayang
matahari tetap kan muncul lagi
juga bulan
juga bintang

kalau kau mati
hujan tetap kan turun,
sayang
rumput hijau bernyanyi
sungai dan laut
bercintaan
seperti dulu lagi

kalau kau mati
mereka tetap kan nulis
puisi, sayang
tentang gunung tentang
daun daun burung burung
danau biru berkabut
gadis manis berwajah lembut
pesta kawin penuh tawa

cuma senyumMu
menguning di album tua
sedangkan batu nisan
apalah arti sebuah batu
walau nisan
yang, mungkin, kan bertuliskan
kalau kau mati, sayang.

(*)

Penulis: iam
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved