Breaking News:

Pendidikan

27.303 Guru Honorer Agama akan Ikut Seleksi PPPK

Sebanyak 27.303 guru honorer agama akan ikut seleksi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun ini

Istimewa
Pengurus PGRI Jawa Tengah memberikan simulasi dan bimbingan tes seleksi PPPK bagi guru honorer di SLCC PGRI Jawa Tengah, Senin (22/2/2021). 

JAKARTA, TRIBUN - Kementerian Agama (Kemenag) menyebut sebanyak 27.303 guru honorer agama akan ikut seleksi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun ini. Angka itu didapat setelah melalui serangkaian rapat dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) beserta Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya.

"Rapat terakhir, sudah ditentukan kuota PPPK untuk formasi guru honorer agama sebanyak 27.303," ucap Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag Rohmat Mulyana, seperti dikutip Kompas.com Jumat (19/03/2021). 

Dia mengucapkan terima kasih atas semua pihak yang telah mengalokasikan sebanyak itu khusus guru honorer agama. Karena, sebelumnya tidak ada alokasi PPPK untuk guru honorer agama.

"Meski ini tentu belum mengakomodasi semua kebutuhan," jelas dia. Menurut Rohmat, 27.303 guru honorer agama yang akan ikut seleksi PPPK tersebut sudah terdata dalam sistem Dapodik Kemendikbud.

"Saat ini, Kemenag akan mempersiapkan soal ujian untuk seleksi calon PPPK. Ini masih kita upayakan bersama," sebut dia. 

Ke depan, bilang dia, Kemenag akan terus memperjuangkan, agar guru honorer agama bisa memperoleh kuota PPPK di seleksi yang selanjutnya. 

Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar telah mengatakan, Kemenag berkomitmen untuk membantu nasib sekitar 120.000 guru honorer agama agar bisa menjadi PPPK.Upaya itu dilakukan dengan membahas bersama enam Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait. Pembahasan bersama ini dilakukan, karena sumber pengangkatan guru honorer agama berasal dari tiga unsur, yakni Kemendikbud, Kemenag, dan pemerintah daerah (Pemda).
"Kemenag jauh-jauh hari telah berkomitmen dan mengupayakan untuk bisa membantu para guru honorer agama ini jadi PPPK," ucap dia.

Menurut Nizar, untuk mendapatkan data yang pasti, Kemenag bersama Kementerian terkait sedang melakukan verifikasi dan validasi data guru honorer agama. Kemenag, lanjut dia, secara internal juga mendata berapa total guru honorer agama di sekolah, baik guru agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
"Pendataan ini dilakukan Ditjen Pendidikan Islam dan Ditjen Bimas-bimas agama. Semuanya sudah dilakukan," jelas Nizar. (*)

Penulis: -
Editor: moh anhar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved