Breaking News:

Berita Batang

Bawaslu Launching Desa Anti Politik Uang di Desa Purbo Batang

Bawaslu Kabupaten Batang  melaunching dan mendeklarasikan Desa Purbo sebagai Desa Anti Politik Uang.

Istimewa
Bawaslu Kabupaten Batang melaunching dan mendeklarasikan Desa Purbo, Kecamatan Bawang sebagai Desa Anti Politik Uang, Kamis (18/03/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Bawaslu Kabupaten Batang  melaunching dan mendeklarasikan  Desa Purbo, Kecamatan Bawang sebagai Desa Anti Politik Uang, Kamis (18/03/2021). 

Dalam acara launching  Desa Anti Politik Uang tersebut disambut antusias oleh warga dan diiringi kesenian tradisional "Tomprek" dengan protokol kesehatan yang ketat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Batang, Achmad Soeharto mengatakan launching Desa Purbo sebagai Desa Anti Politik Uang itu merupakan momen yang bersejarah dan istimewa agar ke depan kehidupan demokrasi di Desa Purbo semakin demokratis. 

"Dengan begitu harapannya Desa Purbo bisa menjadi kawasan bebas politik uang sehingga menjadi roll model sebagai desa pelopor Anti Politik Uang di Kabupaten Batang," ujarnya.

Menurutnya, salah satu gerakan sosial masyarakat  yang harus digelorakan adalah gerakan untuk menolak politik uang.  

"Dan hal ini bisa terwujud dengan pendidikan politik yang berkesinambung dalam jangka panjang, dan tidak bisa dilakukan dengan instan out put nya adalah kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara dalam berdemokrasi," tuturnya.

Sementara Anggota dan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Anik Sholikhatun, lmengatakan bahwa Bawaslu memiliki wewenang untuk mencegah, mengawasi dan menindak.

"Dampak politik uang lazimnya kita akan menyalahkan pemimpin yang korupsi, namun kita tidak merenungkan bahwa mereka terpilih karena ada yang memilih, sehungga harus mengevaluasi diri sendiri kenapa pemimpin yang seperti itu yang kita pilih," ujarnya.

Menurutnya, untuk menghilangkan anti politik uang itu memang berat, dan menjadi tugas bersama untuk terus melakukan pencegahan.

"Menolak praktik politik uang merupakan sebuah prosesi panjang dan tidak bisa secara instan," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved