Breaking News:

Hartopo

Hartopo Berharap IBI Kudus Dapat Menjadi Organisasi Berkualitas

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo, ‎saat memberikan sambutan kepada Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Ikatan Bidan‎ Indonesia (IBI) Kabupaten Kudus.

Istimewa
Plt Bupati Kudus, HM Hartopo, ‎saat memberikan sambutan kepada Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Ikatan Bidan‎ Indonesia (IBI) Kabupaten Kudus, di Hotel Griptha, Jumat (19/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Setelah tertunda beberapa kali, pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Ikatan Bidan‎ Indonesia (IBI) Kabupaten Kudus, berhasil digelar di Hotel Griptha, Jumat (19/3/2021).

Ketua Panitia Muscab VIII IBI Kudus, Sri Wahyuni menceritakan pelaksanaan musyawarah beberapa kali gagal digelar karena tidak adanya calon sesuai amanat AD/ART.

"Dalam AD/ART calon ketua yang diusulkan minimal 10 orang sampai 15 orang. Sedangkan kemarin hanya tiga, makanya gagal," ujar dia dalam kegiatan bertema 'Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal dan Nenotal Melalui Germas dan Pelayanan Berkualitas.

Namun, saat ini sedikitnya sudah ada 10 calon nama yang akan dipilih anggota yang berjumlah 846 orang.

‎"Minimal ketua yang terpilih harus memperoleh minimal dua per tiga dari total anggota," jelas dia.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus, HM Hartopo berharap Organisasi IBI dapat menjadi wadah pengembangan kualitas SDM, tukar pikiran maupun tempat musyawarah.

"IBI adalah organisasi tempat peningkatan kualitas SDM, musyawarah maupun sharing ilmu dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Oleh karena itu, Saya berharap siapapun yang terpilih menjadi pimpinan organisasi IBI cabang Kudus dapat menjadi cerminan berkualitas untuk anggotanya," ujarnya.

Dengan kepemimpinan yang baru nanti, diharapkan IBI mampu memadukan potensi internal maupun eksternal untuk memaksimalkan peran organisasi dala melayani masyarakat, serta ikut bersinergi dengan program dan kegiatan Pemkab Kudus.

"Para bidan yang tergabung dalam IBI diharap dapat berperan sebagai pendamping masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman‎ kesehatan seperti kekurangan gizi, penerapan kesehatan yang salah dan lainya," tutupnya. 

Sementara itu, Ketua IBI Kudus, Hj. Siti Nurwiyah, mengatakan pergantian ketua organisasi IBI dilaksanakan setiap lima tahun sekali melalui musyawarah cabang.

"Pelaksanaannya sesuai dengan acuan anggaran dasar atau anggaran rumah tangga (AD/ART) IBI Kudus, Harapannya siapapun yang terpilih sebagai ketua IBI cabang Kudus nantinya dapat menjalankan roda organisasi dengan baik dan sesuai aturan untuk kemajuan organisasi," jelasnya.

(*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved