Breaking News:

Pembunuhan

Mahasiswa Meninggal Disiksa 16 Senior, Kondisi Jenazah Tak Layak Dideskripsikan

Seorang mahasiswa harus meregang nyawa usai mengikuti Diksar Mapala IAIN Watampone.

Istimewa
Almarhum Irsan Amir. 

Perwira berpangkat tiga balok ini menyatakan, para tersangka dikenakan Pasal 170 Ayat 1 dan 2 ke-1 huruf e juncto Pasal 64 KUH Pidana.

"Tersangka terbukti melakukan tindak kekerasan terhadap orang. Ancaman hukuman lima tahun penjara," tegasnya.

Saat ini para tersangka ditahan di sel tahanan Mapolres Bone dan Polsek.

Fakta

Beberapa fakta mulai terungkap atas kematian Mahasiswa Bone.

Mahasiswa IAIN Watampone Meninggal Usai Diksar yakni Irsan Amir berasal dari Lingkungan Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Tim pendamping dan investigasi IAIN Watampone, M Imron Aziz SH MH mengatakan kampus ikut berduka atas kematian mahasiswa IAIN Watampone, Irsan Amir.

Beberapa panitia juga adalah keluarga dari Irsan Amir.

“Irsan dan beberapa panitia yang kita dapat informasi dari keluarga masih punya hubungan keluarga,” katanya.

Tapi, M Imron Aziz SH MH belum bisa memastikan apakah 16 tersangka yang sudah ditetapkan adalah keluarga dari Irsan Amir.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved