Breaking News:

Berita Kudus

Tren 'Deposit' Sebelum Menikah, Hartopo : Bidan Harus Agresif Beri Edukasi

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) diminta untuk ikut aktif terlibat dalam memberikan edukasi pra nikah terkait kesehatan reproduksi

TribunJateng.com/Raka F Pujangga
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo memberikan pengarahan saat Musyawarah Cabang (Muscab) VIII Ikatan‎ Bidan Indonesia (IBI) Kudus, Jumat (19/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) diminta untuk ikut aktif terlibat dalam memberikan edukasi pra nikah terkait kesehatan reproduksi.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo mengatakan, edukasi kesehatan produksi itu penting agar perempuan mengetahui kesehatan reproduksinya.

"Sekarang yang terjadi pasangan mau menikah sudah deposit dulu. Menikah lima bulan sudah melahirkan, itu prematur atau nggak ya," jelas dia, disela-sela Musyawarah Cabang ke VIII IBI Kudus, di Hotel Griptha, Jumat (19/3/2021).

Hartopo menjelaskan, bidan perlu pro aktif untuk memberikan edukasi kesehatan reproduksi di rumah, komunitas dan warga masyarakat.

‎"Memang yang agresif bidannya, harus diberi edukasi agar jangan sampai gagal paham," ujarnya.

‎Menurutnya, peran bidan sangat penting untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Di tengah mengurus keluarga, bidan punya tanggungjawab kepada masyarakat.

"Bidan itu bekerja 24 jam, memberikan pembinaan kepada kaum wanita tidak hanya kedinasan," jelas dia.

Apalagi peranan bidan di tengah pandemi saat ini semakin berat karena terlibat dalam skrining kasus Covid-19.

Termasuk memberikan edukasi mengenai pentingnya vaksinasi agar terhindar dari penularan virus corona.

"Apalagi pandemi begini, bidan juga ikut berperan memberikan edukasi mengenai vaksinasi kepada masyarakat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved