Breaking News:

Universitas Ivet Semarang

542 Mahasiswa Universitas Ivet Semarang Ikuti KKN Mandiri di Desa

Universitas Ivet (Unisvet) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mencari strategi baru dalam melaksanakan kegiatan KKN

IST
Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono menyampaikan sambutan dalam kegiatan monitoring KKN di Kelurahan Gunungpati, Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Ivet (Unisvet) Semarang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mencari strategi baru dalam melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama masa pandemi Covid-19.

Dalam kegiatan KKN tahun 2021 disepakati untuk melaksanakan KKN Mandiri dengan tema Back To Vilage.

KKN Mandiri dilaksanakan mulai Bulan Februari hingga Maret 2021, tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Diikuti oleh 542 mahasiswa dari berbagai program studi yang ada di Unisvet.

Menurut Ketua LPPM Unisvet, Dr Slamet, dalam kondisi pandemi ini kegiatan KKN dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa.

“KKN Mandiri merupakan salah satu solusi adaptif yang dapat ditawarkan perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan sistem kuliah," jelasnya.

"Layanan universitas perlu terus berorientasi terhadap kepentingan mahasiswa sehingga kegiatan akademik tidak tertunda yang berarti juga tidak menunda waktu kelulusan. Oleh karena itulah, penting bagi universitas untuk tidak berhenti pada kesulitan, namun untuk terus melihat peluang dalam setiap kondisi dan aspek,” imbuhnya.

Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono memberikan tanda kenang kenangan kepada Camat Gunungpati dalam kegiatan monitoring KKN 2021 di Kelurahan Gunungpati
Rektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono memberikan tanda kenang kenangan kepada Camat Gunungpati dalam kegiatan monitoring KKN 2021 di Kelurahan Gunungpati (IST)

Back To Village sebagai tema dalam KKN tahun 2021 ini diharapkan agar mahasiswa bisa mengembangkan potensi yang ada di daerah asal masing masing.

"KKN Mandiri ini diharapkan bisa berdampak baik bagi daerah asal dari mahasiswa tersebut. Sebab mereka dapat segera memahami permasalahan masyarakat sekitar, sehingga kegiatan yang dilakukan dapat tepat sasaran dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasRektor Universitas Ivet Prof Dr Rustono dalam kegiatan monitoring KKN di Kelurahan Gunungpati Kota Semarang.

Rektor Unisvet menambahkan, interaksi langsung mahasiswa dengan masyarakat baik yang dilakukan sebelum, pada saat, dan setelah pelaksanaan diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai kebutuhan masyarakat di tengah pandemi.

“Diharapkan mahasiswa mendapatkan pembelajaran berharga selama KKN langsung dari 'kelas kehidupan' yaitu lingkungan masyarakat sekitarnya,” tandas dia. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved