Breaking News:

Berita Kota Tegal

Kisah Nahkoda Kapal di Tegal yang Pensiun Dini Karena Kena Radiasi, Kini Sukses Bisnis Olahan Ikan

Selain sukses dengan usahanya, dia juga sukses menjadi penggagas dan pembina kelompok pengolahan ikan bernama Sari Ulam

Tiga di antaranya yang paling diminati adalah keong mas, otak-otak, dan siomay. 

Menurut Budi, kini produksi olahan ikannya per hari menghabiskan bahan 1,5 kuintal ikan. 

Ia dibantu oleh sembilan orang karyawan setiap harinya. 

"Alhamdulillah usaha semakin berkembang. Dulu waktu hanya pempek penghasilan harian Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu. Sekarang harian Rp 3 juta sampai Rp 4 juta," ungkapnya. 

Budi menjelaskan, ia benar-benar menjaga kualitas selama menjalankan usaha olahan ikannya. 

Pertama ikan yang digunakan harus benar-benar segar. 

Kemudian perbandingan ikan dan tepung, harus dominan ikannya. 

Ia menerapkan bahan ikan 70 persen dan tepung 30 persen. 

Sementara untuk ikan yang digunakan ada tiga jenis, yaitu ikan kacangan, ikan golok-golok, dan ikan celok. 

"Dari menjaga kualitas itu, produksi saya banyak dimintai. Sekarang pasar saya ada di Tegal, Brebes, Purwokerto, Pemalang, Bandung, Boyolali, dan Batang. Saya juga menstok produksi di koperasi KKP," jelasnya. (fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved