Breaking News:

Berita Purbalingga

Pencuri Sepeda di Purbalingga Diamankan Polisi, Satu Pelaku Masih Buron

Pelaku pencurian sepeda kayuh, FG (21) warga Desa Penerusan Wetan, Banjarnegara diamankan polisi.

TRIBUNBANYUMAS/Ist.
Kabag Ops, Kompol Pujiono saat didampingi Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dan Wakapolsek Kejobong Ipda Imam Saefudin, dalam rilis, Kamis (19/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pelaku pencurian sepeda kayuh, FG (21) warga Desa Penerusan Wetan, Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara diamankan polisi dari Polsek Kejobong, Polres Purbalingga

Pelaku ditangkap saat korban memergoki pelaku sedang membawa sepeda hasil curian tidak jauh dari lokasi kejadian.

Pencurian sepeda ontel dilakukan oleh dua orang pelaku terhadap korban bernama Rasno (40) warga Desa Bandingan Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga

Pencurian terjadi sekira pukul 18.30 WIB pada Senin (8/3/2021).

"Pelaku berjumlah dua orang sengaja menumpang mobil bak terbuka dan turun di perbatasan Kecamatan Bukateja dan Kecamatan Kejobong. Keduanya kemudian berjalan kaki mencari sasaran," ujar Kabag Ops, Kompol Pujiono dalam rilisnya, kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (19/3/2021). 

Dijelaskan bahwa, saat melintas di Desa Bandingan pelaku mendapati ada sepeda tanpa dikunci di depan rumah korban.

Kabag Ops, Kompol Pujiono saat didampingi Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dan Wakapolsek Kejobong Ipda Imam Saefudin, dalam rilis, Kamis (19/3/2021).
Kabag Ops, Kompol Pujiono saat didampingi Kasubbag Humas Iptu Widyastuti dan Wakapolsek Kejobong Ipda Imam Saefudin, dalam rilis, Kamis (19/3/2021). (TRIBUNBANYUMAS/Ist.)

Kemudian sepeda tersebut diambil dan dibawa kabur dengan cara dinaiki dua pelaku.

Saat korban menyadari sepeda miliknya hilang kemudian ia berkeliling mencari keberadaan sepedanya. Kurang lebih 600 meter dari rumahnya, korban mendapati sepeda tersebut sedang dipakai pelaku.

"Korban berhasil mengamankan pelaku pencurian berikut sepeda yang dicuri. Namun satu pelaku lainnya kabur dan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," katanya. 

Dari tangan tersangka diamankan sepeda kayuh merk Pacifik warna putih hitam. Turut dijadikan barang bukti kwitansi pembelian sepeda yang dimiliki korban dengan nominal harga sebesar Rp 2,7 juta.

Tersangka mengaku nekat melakukan pencurian karena tidak memiliki uang.

Tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan mengaku sedang sepi pekerjaan sehingga merencanakan pencurian beserta temannya.

Tersangka sudah diamankan dan kepadanya dikenakan pasal 363 Ayat (1) ke-3 dan ke-4e KUHP. Ancaman hukuman pasal tersebut maksimal lima tahun penjara.

"Sedangkan satu tersangka lain yang masuk dalam DPO masih dalam pengejaran petugas," tambahnya. (*)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved