Breaking News:

Biden Desak Parlemen AS Sahkan UU Anti-rasisme

Biden mendesak Kongres untuk mengesahkan undang-undang anti-kejahatan rasial terkait dengan virus corona yang digulirkan awal bulan ini

Editor: Vito
Kompas.com/Istimewa
Presiden AS Joe Biden 

TRIBUNJATENG.COM, GEORGIA - Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mendesak warganya untuk secara lantang menentang kebencian rasial. Ia pun memperingatkan bahwa sikap berdiam diri hanya justru mendukung tindakan rasis.

Demikian pernyataan Biden di negara bagian Georgia, saat bertemu dengan para tokoh masyarakat keturunan Asia, Sabtu (20/3), terkait dengan tragedi penembakan brutal di tiga tempat di Kota Atlanta dan sekitarnya pada Selasa (16/3) lalu .

Penembakan itu menewaskan delapan orang, termasuk enam perempuan keturunan Asia. Walau polisi sampai saat ini tidak menyatakan penembakan itu bermotif kebencian ras, kasus itu terjadi di tengah meningkatnya kekerasan atas warga keturunan Asia di AS, di tengah pandemi covid-19

"Rasisme sudah menjadi racun yang telah lama menghantui dan mengganggu bangsa kita, dan itu yang harus dibasmi oleh warga Amerika," kata Biden.

Dia pun mendesak Kongres untuk mengesahkan undang-undang anti-kejahatan rasial terkait dengan virus corona yang digulirkan awal bulan ini oleh dua anggota parlemen keturunan Asia.

Bila disahkan, Rancangan Undang-Undang itu akan menjadi payung hukum bagi Departemen Kehakiman untuk memerangi kriminalitas tersebut.

"RUU itu akan mempercepat respons dari pemerintah federal terhadap meningkatnya kejahatan rasial yang kian parah selama pandemi, dan mendukung pemerintah negara bagian dan lokal untuk memperbaiki penanganan atas kejahatan rasial, sekaligus memastikan bahwa informasi terkait kejahatan rasial menjadi lebih dapat diakses oleh komunitas Asia-Amerika," kata Gedung Putih.

"Kita semua harus bergerak demi mendukung penegakan hukum. Kebencian tidak punya tempat di Amerika. Ini harus dihentikan. Itu tergantung pada diri kita semua untuk bersama-sama menghentikannya," ucap Biden. (bbc)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved