Breaking News:

Berita Karanganyar

CJH Karanganyar Menerima Vaksin Covid-19, Prioritas Para Lansia

Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Karanganyar yang termasuk kategori lansia menjadi sasaran vaksin.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso. 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Karanganyar yang termasuk kategori lansia menjadi sasaran vaksin Covid-19. 

Kepala Kemenag Karanganyar, Wiharso menyampaikan, sampai saat ini memang belum ada infromasi terkait pemberangkatan CJH ke Arab Saudi. Kendati demikian, para CJH sudah mulai melakukan persiapan. 

Program vaksinasi ini termasuk persiapan mengingat nantinya surat yang menyatakan sudah menerima vaksin akan menjadi syarat bagi para CJH. 

"Calon jemaah haji jumlahnya ada sekitar 800-an. Proses vaksinasi itu dilaksanakan di puskesmas setempat. Puskesmas sudah punya data CJH per kecamatan. Itu nanti menyeluruh tapi tahap awal diprioritaskan para lansia dulu, usia 60 tahun ke atas, baru nanti usia di bawahnya," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (20/3/2021). 

Pelaksanaan vaksinasi sudah dilakukan sejak minggu lalu. Terkait data jumlah CJH yang sudah menerima vaksin, Wiharso mengungkapkan belum tahu persis lantaran belum menerima laporan dari puskesmas. 

"Pemerintah lagi mencoba pendekatan secara diplomatik. Jadi nanti kalau Arab Saudi membuka diri bagi CJH, Indonesia berupaya untuk tetap memberangkatkan. Tapi itu kan domainnya di Arab Saudi. Tapi persiapan sudah dilakukan termasuk vaksinasi," ucapnya.

Selain para CJH asal Karanganyar, sebagian pegawai Kemenag juga sudah menerima vaksin Covid-19. Wiharso menuturkan, Kemenag Karanganyar telah mengajukan data ke Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). 

"Total ada 876 orang. Karena jumlah dosis terbatas, kita prioritaskan dulu pegawai di kabupaten, KUA tiap kecamatan dan guru madrasah. Vaksinasi sudah dimulai minggu lalu, yang sudah divaksin penyuntikan pertama ada 333 orang. Penyuntikan kedua akhir bulan ini," ungkap Wiharso.

Beberapa pegawai diprioritaskan menerima vaksin karena langsung berinteraksi dengan masyarakat seperti pegawai KUA di tiap kecamatan. Lanjutnya, sedangkan vaksinasi terhadap guru madrasah sebagai persiapan rencana pemerintah membuka pembelajaran tatap muka. (*)

Penulis: Agus Iswadi
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved