Breaking News:

Berita Kendal

STIK Mewisuda 120 Mahasiswa dalam Dua Sesi, Tantowi Dorong Lulusan STIK Bisa Majukan Pendidikan

Sebanyak 120 mahasiswa  Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) diwisuda secara langsung, Sabtu (20/3/2021)

TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Prosesi wisuda ke - VIII Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) dilakukan dengan dua sesi, Sabtu (20/3/2021) di ruang pertemuan Tirto Arum. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Sebanyak 120 mahasiswa  Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) diwisuda secara langsung di ruang pertemuan Tirto Arum, Sabtu (20/

Prosesi wisuda ke VIII Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) dilakukan dengan dua sesi, Sabtu (20/3/2021) di ruang pertemuan Tirto Arum.
Prosesi wisuda ke VIII Sekolah Tinggi Islam Kendal (STIK) dilakukan dengan dua sesi, Sabtu (20/3/2021) di ruang pertemuan Tirto Arum. (TRIBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM)

3/2021). Mengingat dalam suasana pandemi Covid-19, prosesi wisuda dilakukan dalam dua sesi. 

Setiap sesi diikuti oleh 60 wisudawan didampingi satu orang pendamping masing-masing. 

Ketua STIK, Dr Akhmad Tantowi mengatakan, prosesi wisuda mahasiswanya dengan dua waktu ini baru pertama kali dilakukan pada acara wisuda ke-VIII. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan mengedepankan asas kebersamaan.

Menurutnya, dengan diwisudanya 120 mahasiswa pada 2021 ini, menambah jumlah daftar wisudawan STIK menjadi 927 orang.

Ia berharap, para wisudawan dan lulusan STIK nantinya bisa berperan aktif dalam memajukan dunia pendidikan. Khususnya di bidang pendidikan agama Islam.

"Dari data 927 lulusan, tercatat 80 persen di antaranya sudah berkecimpung di pendidikan. Mereka para lulusan Pendidikan Agama Islam, Ekonomi Syariah, dan juga Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah," terangnya usai kegiatan.

Tantowi berpesan kepada para lulusan agar senantiasa menjadi pribadi yang bermanfaat untuk semua orang di lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, STIK juga menggandeng BPR Nusamba Cepiring dalam membuat terobosan baru berupa dompet gerakan sedekah. 

Program tersebut dikolaborasikan dengan mendirikan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh (Baznas) Kabupaten Kendal.

Dengan tujuan, Civitas Akademika STIK bisa menggandeng semua dosen, karyawan, lulusan, hingga mahasiswa agar berpartisipasi mengelola keuangan masing-masing untuk membantu menyejahterkaan masyarakat. 

"Dengan progam ini, setiap mahasiswa, alumni dan dosen STIK akan diberi kesempatan yang sama untuk bersedekah, berinfak dan berzakat. Nanti dibentuk koordinatornya. Manfaatnya, dana yang terkumpul kita salurkan melalui pendampingan pelaku UMKM, beasiswa dan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BPR Nusamba Cepiring Bambang Susanto mengatakan, selain membantu pengelolaan dana zakat, sedekah, infak di lingkungan STIK, pihaknya akan berupaya penuh mendukung dunia pendidikan dengan program-program lain. Seperti contoh pendirian laboratorium micro finance dan juga program magang mahasiswa. 

"Kerjasama yang dibangun di awal ini ke depannya semoga bisa lebih baik lagi. Kita juga support dana pembinaan bagi 3 lulusan terbaik untuk membantu modal mereka berkarir ke depannya," tuturnya. (*)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved