Breaking News:

Berita Sragen

Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit Merah di Sragen Capai Rp 105 Ribu

Jelang bulan suci Ramadan, harga cabai rawit di Kabupaten Sragen masih tinggi.

Tribun Jateng/Ruth Novita Lusiani
Ilustrasi. Harga komoditas cabai rawit merah hingga kini masih mengalami peningkatan. 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Jelang bulan suci Ramadan, harga cabai rawit di Kabupaten Sragen masih tinggi. Harga per hari ini, harga cabai rawit merah mencapai Rp 105 ribu per kilogramnya.

Harga tersebut merupakan harga di Pasar Bunder Sragen. Berbeda halnya di dua pasar induk lainnya yang menjadi rujukan yakni Pasar Gemolong dan Pasar Gondang mencapai Rp 110 ribu.

Bahkan beberapa hari lalu, harga cabai rawit merah mencapai Rp 120 ribu. Namun berangsur turun di harga per hari ini, Senin (22/3/2021).

"Harga cabai rawit merah masih tinggi Rp 105 ribu. Tapi ini sudah turun dibandingkan beberapa hari lalu Rp 120 per kilogramnya," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Disperindag Sragen, Muhammad Farid Wajdi.

Farid mengatakan cuaca extrem masih menjadi salah satu faktor harga cabai masih tinggi. Hujan ini mengakibatkan hasil panen cabai sedikit sedangkan permintaan banyak.

Melambungnya harga cabai rawit merah ini berbanding terbalik dengan harga cabai jenis lain yang terus stabil. Seperti cabai rawit hijau Rp 26-28 ribu per kilogram.

Harga caba merah besar keriting Rp 42-47 per kilogram dan cabai merah besar biasa teropong Rp 27-30 ribu per kilogram di tiga pasar besar di Sragen.

Berbedanya range harga antara cabai rawit dengan cabai lainnya dikatakan Farid karena tergantung dengan kebutuhan masyarakat. Cabai rawit merah cenderung lebih banyak di cari masyarakat.

"Kenapa dicari karena tinggal kebutuhannya. Soalnya untuk rawit banyak dikonsumsi di rumah makan. Pakai sedikit rasanya sudah pedas," kata Farid.

Jelang Ramadan yang diperkirakan jatuh di pertengahan April ini, pihaknya berharap permintaan di waktu  ramadan bisa merangkak turun.

Selain harga cabai yang sempat naik, harga minyak curah dikatakan Farid juga sempat naik naik Rp 14 ribu namun turun menjadi Rp 13,5 ribu.

H-7 ramadan pihaknya juga akan turun ke pasar hingga toko modern guna melakukan pengecekan ketersediaan serta memantau barang kadaluwarsa.

"Menjelang puasa kita bersama tim satgas pangan turun ke lapangan untuk Pemantauan Bahan Pokok dan Bahan Penting ini (Bapokting) ketersediaannya serta memantau peredaran barang kadaluarsa," katanya.

Sementara untuk harga bahan pokok lainnya seperti bawang merah Rp 26-30 ribu per kilogramnya. Bawang putih biasa Rp 23 ribu dan Rp 25 bawang putih kating di tiga pasar.

Harga beras premium masih di harga Rp 12 ribu, gula pasir Rp 12,5 ribu. Daging ayam ras Rp 32 ribu dan ayam kampung Rp 60 ribu. Telur ayam negeri Rp 19,5 ribu dan telur ayam kampung Rp 35,7 ribu per kilogramnya. (*)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved