Semarang
Patung Bung Karno Berdiri di Atas Air, Kepalanya Ditutupi Kain
Pembangunan patung Bung Karno di Polder Tawang telah selesai. Patung tokoh proklamator RI itu berdiri di atas air.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan patung Bung Karno di Polder Tawang telah selesai.
Patung tokoh proklamator RI itu berdiri di atas air.
Namun kepalanya masih ditutupi kain.
Patung setinggi 17 meter tersebut memang belum dapat dinikmati publik mengingat penataan kawasan Tawang masih dilakukan oleh PT KAI Daop 4 Semarang.
Nantinya patung itu diharapkan bisa menjadi jujukan wisata baru di Kawasan Kota Lama.
Kepala PT KAI Daop 4 Semarang, M Nur Huda memaparkan, pembangunan patung Bung Karno telah selesai 100 persen dan sedang dalam tahap finishing.
Pemilihan patung Bung Karno sendiri, jelas dia, karena ada momentum bersejarah berkaitan dengan Kota Semarang.
Selain Bung Karno sebagai proklamator, beliau sempat datang ke Semarang meresmikan Tugu Muda saat kebangkitan nasional.
"Jadi, ada kaitan erat Bung Karno dan Kota Semarang," ucapnya, Senin (22/3/2021).
Selain pembangunan patung, PT KAI juga tengah membangun gerbang masuk dan keluar Stasiun Tawang.
Ditambah, pembangunan masjid di Stasiun Tawang saat ini sudah mencapai 70 persen.
Secara keseluruhan, PT KAI mengucurkan anggaran Rp 28 miliar untuk penataan Kawasan Tawang
"Kami harap sebelum lebaran akhir Mei atau Juni project sudah selesai semua," papar Huda, Senin (22/3/2021).
Dalam penataan Tawang, pihaknya juga memikirkan kantong parkir untuk bus wisata guna mendukung kawasan Kota Lama.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bung-karno-kawasan-tawang-semarang.jpg)