Breaking News:

Penipuan

Pelajari Cara 2 Orang Wonosobo Ini Menipu Bakul Sembako Solo Pakai Sistem COD

Satreskrim Polres Temanggung membekuk S (37) warga Desa Kayugiyang Kecamatan Garung, Wonosobo dan SPL (29) warga Kretek Kabupaten Wonosobo.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Rilis kasus penipuan COD Polres Temanggung. 

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Satreskrim Polres Temanggung membekuk S (37) warga Desa Kayugiyang Kecamatan Garung, Wonosobo dan SPL (29) warga Kretek Kabupaten Wonosobo.

Keduanya diamankan oleh kepolisian karena melakukan penipuan dan penggelapan sembako senilai Rp 120 juta milik HDA (27) warga Kecamatan Banjarsari, Surakarta.

Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Setyo Hermawan mengungkapkan, modus yang digunakan kedua tersangka adalah Cash On Delivery (COD) untuk menipu korban.

Katanya, kejadian berlangsung pada awal Maret lalu di sebuah ruko Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, Temanggung.

Kedua tersangka yang merupakan teman akrab menyewa sebuah ruko di Temanggung selama 1 hari.

SPL bertindak sebagai penyewa ruko, dan S bertugas melakukan pemesanan sembako secara online kepada korban di Surakarta.

"Tersangka memesan melalui online untuk dikirimkan ke Temanggung. Pembayarannya COD," terangnya, Senin (22/3/2021).

Menurutnya, pesanan sembako berupa beras, minyak goreng, penyedap rasa, gula pasir, rokok dan beberapa sembako lainnya dihantarkan dengan menggunakan mobil ke Temanggung

Saat sampai di lokasi tujuan, sebagian barang pesanan diminta untuk diturunkan di sebuah ruko.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved