Breaking News:

Vaksinasi

Ratusan Guru di Kudus Divaksin Jelang Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melakukan vaksinasi kepada sedikitnya 609 guru, di Pusat Belajar Guru (PBG), Senin (22/3/2021).

Tribun Jateng/ Raka F Pujangga
Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melakukan vaksinasi kepada sedikitnya 609 guru, di Pusat Belajar Guru (PBG), Senin (22/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melakukan vaksinasi kepada sedikitnya 609 guru, di Pusat Belajar Guru (PBG), Senin (22/3/2021).

Kepala Seksi (Kasi) Survalen Imunisasi‎ DKK Kudus, Aniq Fuad menyampaikan, vaksinasi diprioritaskan kepada guru yang sekolahnya akan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"Sesuai arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah penyuntikan vaksinasi diberikan kepada guru yang akan melakukan simulasi tatap muka," ujar dia.

Rencananya pembelajaran tatap muka tersebut rencananya akan digelar pada awal bulan April mendatang.

"Rencananya awal April 2021 akan dilaksanakan pembelajaran tatap muka," jeasnya.

Sejumlah sekolah yang akan melakukan pembelajaran tatap muka yakni SMPN 1 Jekulo (60 guru), SMAN 1 Bae (98 guru), SMK Wisuda Karya (112 guru), dan MA NU Banat (80 guru).

‎Kemudian 259 guru yang divaksin dari sembilan sekolah dasar (SD),‎ terdiri dari SDN 2 Garung Kidul, SDN Nganguk, SDN 2 Jetis Kapuan, SDN Berugenjang, SDN 1 Golantepus, SDN 2 Hadipolo, SDN 3 Peganjaran, SDN 1 Rahtawu, dan SDN 8 Kandangmas.

‎"Jumlahnya 609 guru. Kalau total keseluruhan guru ada sebanyak 10 ribu orang," ujar dia

Menurutnya, vaksin yang diberikan tersebut merupakan stok terakhir yang tersedia saat ini di DKK.

"Setelah ini sudah habis, kami menunggu droping lagi. Perkiraan setiap minggunya datang 12 ribu vaksin," jelasnya.

‎Menurutnya, jumlah vaksin yang telah diterima Pemkab Kudus sebanyak 42.800 buah yang diserahkan dalam empat kali.

Vaksin pertama kali diberikan tahap pertama untuk tenaga kesehatan sebanyak 11.280 buah.

Kemudian tahap kedua untuk pelayanan publik secara berkala 9.000 buah‎, 10.320 buah, dan 12.200 buah.

"‎Tahap kedua untuk pelayan publik ini sudah tiga kali diberikan. Kami masih menunggu minggu ini, untuk pemberian vaksin dosis kedua," ujar dia. 

Penulis: raka f pujangga
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved